pemasukan penawaran

Diskusi tentang Pekerjaan Konstruksi berdasarkan Perpres 16/2018
priyantoro
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
Posts: 294
Joined: 26 May 2011, 22:11

Re: pemasukan penawaran

Postby priyantoro 02 Jun 2011, 05:37

To. : burhan dan guskun

Sudah saya sebutkan pak, bahwa lelang kami tidak/belum menggunakan e-proc. Jadi saya menanyakan hal-hal :
priyantoro wrote:1. Formulir pendaftaran dan pengambilan manakah yang lebih baik antara dibuat 1 form saja atau 2 form (form pendaftaran dan form pengambilan) :?:
2. Apakah tidak menggugurkan bila penyedia hanya mendaftar saja tetapi tidak mengambil dokumen ... kemudian pada saat Pemasukan Penawaran penyedia tsb memasukkan penawaran :?: (Rekanan tetap memasukkan penawaran tanpa mengambil dokumen tetapi rekanan tsb telah mendaftar).
3. Apakah tidak melanggar Perpres 54, jika didalam Dokumen Pengadaan ditambahkan syarat yang berbunyi sebagai berikut :
"Peserta yang telah mendaftar dan mengambil Dokumen Pengadaan dapat memasukkan Dokumen Penawaran"
Mohon saran dan dasar hukumnya.

Karena belum menggunakan e-proc bisa saja rekanan lupa/sengaja tidak mengambil dokumen pengadaan dengan alasan bisa meminjam dokumen dari rekanan lain pada paket yang sama.
Saran bapak guskun "bisa dilihat di millist sebelah" bisa saya lihat/cari dimana pak?.
burhan
Procurement Junior Lv. 3
Procurement Junior  Lv. 3
Posts: 648
Joined: 01 Apr 2011, 09:01

Re: pemasukan penawaran

Postby burhan 02 Jun 2011, 13:35

priyantoro wrote:To. : burhan dan guskun

Sudah saya sebutkan pak, bahwa lelang kami tidak/belum menggunakan e-proc. Jadi saya menanyakan hal-hal :
priyantoro wrote:1. Formulir pendaftaran dan pengambilan manakah yang lebih baik antara dibuat 1 form saja atau 2 form (form pendaftaran dan form pengambilan) :?:
2. Apakah tidak menggugurkan bila penyedia hanya mendaftar saja tetapi tidak mengambil dokumen ... kemudian pada saat Pemasukan Penawaran penyedia tsb memasukkan penawaran :?: (Rekanan tetap memasukkan penawaran tanpa mengambil dokumen tetapi rekanan tsb telah mendaftar).
3. Apakah tidak melanggar Perpres 54, jika didalam Dokumen Pengadaan ditambahkan syarat yang berbunyi sebagai berikut :
"Peserta yang telah mendaftar dan mengambil Dokumen Pengadaan dapat memasukkan Dokumen Penawaran"
Mohon saran dan dasar hukumnya.

Karena belum menggunakan e-proc bisa saja rekanan lupa/sengaja tidak mengambil dokumen pengadaan dengan alasan bisa meminjam dokumen dari rekanan lain pada paket yang sama.
Saran bapak guskun "bisa dilihat di millist sebelah" bisa saya lihat/cari dimana pak?.


nah, saya sudah menduga bahwa lelang tidak eproc, pendaftaran juga langsung. masalahnya kenapa kalau sudah mendaftar dokumen tidak diberikan?
apakah maaf dokumen tidak gratis sehingga peserta sengaja tidak mengambil? kalau memang gratis, saya kira peserta tidak akan beralasan meminjam dokumen.

tetapi prinsip tidak masalah, karena peserta telah melakukan pendaftaran
hendry's
Newbie
Newbie
Posts: 6
Joined: 03 Jun 2011, 09:03

Re: pemasukan penawaran

Postby hendry's 05 Jun 2011, 10:07

Salam kenal, saya pernah menyaksikan pembukaan dokumen..., pada satu paket pekerjaan (pelelangan Umum) ada 3 penyedia yang memasukkan dokumen penawaran..., yang satu penyedia lengkap trus yang kedua penyedia cuma ada penawaran manualnya dan fotocopy akte perusahaan, pajak,e-tender dan diantara yg dua ini tdak ada jaminan penawaran. sedangkan BQ,Formulir kualifikasi dokumen teknis, metode pelaksanaan tidak ada.., ini seperti sungguh diatur...., pada saat evaluasi kedua penyedia ini pasti akan gugur..., tp kenapa tidak diblacklist...? bgm cara? ini seperti main-main..... mohon tanggapannya ...terima kasih.
khalid
Site Admin
Site Admin
Posts: 4133
Joined: 30 Mar 2011, 21:26
Location: DKI Jakarta
Contact:

Re: pemasukan penawaran

Postby khalid 05 Jun 2011, 10:25

hendry's wrote:Salam kenal, saya pernah menyaksikan pembukaan dokumen..., pada satu paket pekerjaan (pelelangan Umum) ada 3 penyedia yang memasukkan dokumen penawaran..., yang satu penyedia lengkap trus yang kedua penyedia cuma ada penawaran manualnya dan fotocopy akte perusahaan, pajak,e-tender dan diantara yg dua ini tdak ada jaminan penawaran. sedangkan BQ,Formulir kualifikasi dokumen teknis, metode pelaksanaan tidak ada.., ini seperti sungguh diatur...., pada saat evaluasi kedua penyedia ini pasti akan gugur..., tp kenapa tidak diblacklist...? bgm cara? ini seperti main-main..... mohon tanggapannya ...terima kasih.


Tidak ada alasan untuk memblacklist perusahaan tersebut. Main-main atau tidak masih harus dibuktikan dengan penyelidikan.

Selama pengumuman sudah dilakukan secara terbuka, dan tidak ada diskriminasi pada saat pendaftaran, maka pelaksanaan pengadaan sudah sesuai aturan.
====
Info PBJ terbaru silakan klik:
http://www.khalidmustafa.info
====
Rahman Tunggal
Procurement Junior Lv. 3
Procurement Junior  Lv. 3
Posts: 590
Joined: 10 Apr 2011, 08:02
Contact:

Re: pemasukan penawaran

Postby Rahman Tunggal 05 Jun 2011, 10:31

hendry's wrote:Salam kenal, saya pernah menyaksikan pembukaan dokumen..., pada satu paket pekerjaan (pelelangan Umum) ada 3 penyedia yang memasukkan dokumen penawaran..., yang satu penyedia lengkap trus yang kedua penyedia cuma ada penawaran manualnya dan fotocopy akte perusahaan, pajak,e-tender dan diantara yg dua ini tdak ada jaminan penawaran. sedangkan BQ,Formulir kualifikasi dokumen teknis, metode pelaksanaan tidak ada.., ini seperti sungguh diatur...., pada saat evaluasi kedua penyedia ini pasti akan gugur..., tp kenapa tidak diblacklist...? bgm cara? ini seperti main-main..... mohon tanggapannya ...terima kasih.


Bapak punya bukti? kalau punya, adukan saja pak (pan leleng + ketiga penyedianya). Itu "mensosialisasikai" persaingan tidak sehat, kontradiktif dg prinsip perpres.

priyantoro wrote:Dari uraian bahasan diatas, mohon sharing dari semua rekan-rekan :
Kami belum menggunakan e-proc, ada tender konstruksi dengan Pemilihan Langsung. Yang ingin kami tanyakan adalah :
1. Formulir pendaftaran dan pengambilan manakah yang lebih baik antara dibuat 1 form saja atau 2 form (form pendaftaran dan form pengambilan) :?:
2. Apakah tidak menggugurkan bila penyedia hanya mendaftar saja tetapi tidak mengambil dokumen ... kemudian pada saat Pemasukan Penawaran penyedia tsb memasukkan penawaran :?: (Rekanan tetap memasukkan penawaran tanpa mengambil dokumen tetapi rekanan tsb telah mendaftar).
3. Apakah tidak melanggar Perpres 54, jika didalam Dokumen Pengadaan ditambahkan syarat yang berbunyi sebagai berikut :
"Peserta yang telah mendaftar dan mengambil Dokumen Pengadaan dapat memasukkan Dokumen Penawaran"
Mohon saran dan dasar hukumnya.
Thks.


Tidak ada alasan untuk menggugurkan penawaran yang masuk walau tidak mengambil dokumen pengadaan. Boleh tidak diterima jika penawaran masuk tanpa mendaftar. Sebagaimana yang disampaikan oleh pak Burhan, pendaftaran dan pengambilan dokumen itu jadi satu tahap.
Kalau Bapak tuangkan tulisan merah tersebut ke dalam dokumen pengadaan, saya kira Bapak menyalahi aturan, karena menambah persyaratan yg tidak penting.
(dokumen pengadaan kan gratis pak, kalau ada penyedia jasa yang tidak mengambil lalu pemasukan penawaran (tentu telah mendaftar, kalau belum mendaftar, tolak aja) berarti Panitia terbantu dong...... (nggak tahu kalau dok pengadaannya tidak gratis) :lol: :lol: :lol:
Diskusi, merupakan PIGURA perbedaan, yang indah dan mengindahkan
http://aulakehidupan.blogspot.com/
Budjang Budiman
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
Posts: 318
Joined: 01 Jun 2011, 11:55
Location: Pontianak Kalimantan Barat
Contact:

Re: pemasukan penawaran

Postby Budjang Budiman 05 Jun 2011, 12:44

Prinsip Pengadaan Barang/ Jasa sebenarnya sangat mudah dilaksanakan, ikuti saja aturan yang ada, Dasar hukumnya sudah jelas mengatur semuanya.
Kasihan yang merumuskan PerPres 54 th 2010 berserta lampirannya, kasihan juga LKPP yang telah menyusun SBD.
Kan yang jadi permasahan kita-kita juga yang suka menambah persyaratan diluar ketentuan yang ada atau mengurangi persyaratan yang diwajibkan, kembalikan pada jalurnya. Insya Allah semuanya selamat.

Panitia senang Pesertanya juga senang... amanlah dunia...
nia deltania
Newbie
Newbie
Posts: 37
Joined: 02 Jun 2011, 21:50
Location: PONTIANAK,KALIMANTAN BARAT

Re: pemasukan penawaran

Postby nia deltania 05 Jun 2011, 17:36

Budjang Budiman wrote:Prinsip Pengadaan Barang/ Jasa sebenarnya sangat mudah dilaksanakan, ikuti saja aturan yang ada, Dasar hukumnya sudah jelas mengatur semuanya.
Kasihan yang merumuskan PerPres 54 th 2010 berserta lampirannya, kasihan juga LKPP yang telah menyusun SBD.
Kan yang jadi permasahan kita-kita juga yang suka menambah persyaratan diluar ketentuan yang ada atau mengurangi persyaratan yang diwajibkan, kembalikan pada jalurnya. Insya Allah semuanya selamat.

Panitia senang Pesertanya juga senang... amanlah dunia...


ini salah satu panitia yg suka menambah persyaratan diluar ketentuan....buat pusing aja.....(sudah ngaku toh...) :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:
priyantoro
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
Posts: 294
Joined: 26 May 2011, 22:11

Re: pemasukan penawaran

Postby priyantoro 10 Jun 2011, 07:00

To : Bp. Rahman Tunggal & Budjang Budiman

Mungkin saya bisa memperjelas kondisi yang ada .... begini :
1. Untuk pelelangan umum/tender kita tidak dapat memperkirakan jumlah pendaftar yang masuk, jadi kita tidak dapat memasukkan anggaran untuk kebutuhan dokumen pengadaan secara pasti ....untuk itu alokasi anggaran hanya menyediakan untuk master dokumen dan arsip (hardcopy). Master dokumen inilah yang akan digunakan oleh rekanan untuk diperbanyak (hardcopy ini rekanan bisa/boleh mengcopy sendiri atau meminta bantuan panitia... jadi benar hardcopy tidak gratis karena tidak dianggarkan sebagaimana penjelasan diatas.... mungkin pak Burhan mau nyumbang anggaran biar hardcopy bisa gratis ... :D :D ) , Untuk hardcopy ini memang tidak gratis tetapi rekanan silakan meng-copy dokumen masternya atau dapat meng-copy softcopy dalam bentuk file yang juga disediakan oleh panitia .... untuk softcopy ini gratis.... tetapi banyak rekanan yang tidak mengambil softcopy karena kebanyakan tidak bawa flashdisk dll.
2. Untuk rekanan yang datang dari kepulauan (kadang-kadang mereka datang bersamaan) .... misalkan dari 5 rekanan yang datang... semuanya mendaftar kemudian hanya 1 rekanan yang mengambil dokumen ... jadi yang 4 tidak menulis di form pengambilan dokumen karena mereka beralasan 1 saja sudah cukup toh mereka nanti akan mengcopy lewat temannya yang sudah mengambil dan yang dicopy cukup yang diperlukan saja misalkan RAB, DKH, Analisa, Surat penawaran dan syarat-syarat lain yang diperlukan saja....
3. Untuk itu saya mencoba meminta saran pada rekan-rekan bagaimana bila kejadiannya seperti diatas .... jadi sperti pertanyaan saya yang lalu :
priyantoro wrote: 2. Apakah tidak menggugurkan bila penyedia hanya mendaftar saja tetapi tidak mengambil dokumen ... kemudian pada saat Pemasukan Penawaran penyedia tsb memasukkan penawaran :?: (Rekanan tetap memasukkan penawaran tanpa mengambil dokumen tetapi rekanan tsb telah mendaftar).
3. Apakah tidak melanggar Perpres 54, jika didalam Dokumen Pengadaan ditambahkan syarat yang berbunyi sebagai berikut :
"Peserta yang telah mendaftar dan mengambil Dokumen Pengadaan dapat memasukkan Dokumen Penawaran"
Mohon saran dan dasar hukumnya.

Menurut pemahaman saya bahwa "pendaftaran dan pengambilan dokumen" adalah 1 proses / 1 tahap jadi kalau cuma mendaftar tetapi tidak mengambil dokumen bisa dikatakan tidak melalui tahap "pendaftaran dan pengambilan dokumen". Apakah pemahaman pak Rahman, Budjang juga sama dengan saya :?:
Kalau sama berarti persoalan saya secara tidak langsung sudah terjawab. Mohon tanggapannya... thk's.
khalid
Site Admin
Site Admin
Posts: 4133
Joined: 30 Mar 2011, 21:26
Location: DKI Jakarta
Contact:

Re: pemasukan penawaran

Postby khalid 10 Jun 2011, 11:32

Menurut saya, mari kira mempermudah proses pengadaan dengan mengembalikan kepada hakikatnya.

Pendaftaran merupakan hal yang wajib, karena tanpa mendaftar, maka tidak dapat memasukkan penawaran.

Tetapi mengambil dokumen itu tidak wajib, karena bisa saja dicopy dari rekanan yang lain atau kalau bentuknya softcopy dan diunggah di web maka tinggal di download.

Kalau tidak mengambil dokumen dan jadinya tidak paham dengan proses lelang dan akhirnya salah menawar, baru bisa digugurkan :lol:
====
Info PBJ terbaru silakan klik:
http://www.khalidmustafa.info
====
Budjang Budiman
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
Posts: 318
Joined: 01 Jun 2011, 11:55
Location: Pontianak Kalimantan Barat
Contact:

Re: pemasukan penawaran

Postby Budjang Budiman 10 Jun 2011, 12:00

priyantoro wrote:To : Bp. Rahman Tunggal & Budjang Budiman

Mungkin saya bisa memperjelas kondisi yang ada .... begini :
1. Untuk pelelangan umum/tender kita tidak dapat memperkirakan jumlah pendaftar yang masuk, jadi kita tidak dapat memasukkan anggaran untuk kebutuhan dokumen pengadaan secara pasti ....untuk itu alokasi anggaran hanya menyediakan untuk master dokumen dan arsip (hardcopy). Master dokumen inilah yang akan digunakan oleh rekanan untuk diperbanyak (hardcopy ini rekanan bisa/boleh mengcopy sendiri atau meminta bantuan panitia... jadi benar hardcopy tidak gratis karena tidak dianggarkan sebagaimana penjelasan diatas.... mungkin pak Burhan mau nyumbang anggaran biar hardcopy bisa gratis ... :D :D ) , Untuk hardcopy ini memang tidak gratis tetapi rekanan silakan meng-copy dokumen masternya atau dapat meng-copy softcopy dalam bentuk file yang juga disediakan oleh panitia .... untuk softcopy ini gratis.... tetapi banyak rekanan yang tidak mengambil softcopy karena kebanyakan tidak bawa flashdisk dll.
2. Untuk rekanan yang datang dari kepulauan (kadang-kadang mereka datang bersamaan) .... misalkan dari 5 rekanan yang datang... semuanya mendaftar kemudian hanya 1 rekanan yang mengambil dokumen ... jadi yang 4 tidak menulis di form pengambilan dokumen karena mereka beralasan 1 saja sudah cukup toh mereka nanti akan mengcopy lewat temannya yang sudah mengambil dan yang dicopy cukup yang diperlukan saja misalkan RAB, DKH, Analisa, Surat penawaran dan syarat-syarat lain yang diperlukan saja....
3. Untuk itu saya mencoba meminta saran pada rekan-rekan bagaimana bila kejadiannya seperti diatas .... jadi sperti pertanyaan saya yang lalu :
priyantoro wrote: 2. Apakah tidak menggugurkan bila penyedia hanya mendaftar saja tetapi tidak mengambil dokumen ... kemudian pada saat Pemasukan Penawaran penyedia tsb memasukkan penawaran :?: (Rekanan tetap memasukkan penawaran tanpa mengambil dokumen tetapi rekanan tsb telah mendaftar).
3. Apakah tidak melanggar Perpres 54, jika didalam Dokumen Pengadaan ditambahkan syarat yang berbunyi sebagai berikut :
"Peserta yang telah mendaftar dan mengambil Dokumen Pengadaan dapat memasukkan Dokumen Penawaran"
Mohon saran dan dasar hukumnya.

Menurut pemahaman saya bahwa "pendaftaran dan pengambilan dokumen" adalah 1 proses / 1 tahap jadi kalau cuma mendaftar tetapi tidak mengambil dokumen bisa dikatakan tidak melalui tahap "pendaftaran dan pengambilan dokumen". Apakah pemahaman pak Rahman, Budjang juga sama dengan saya :?:
Kalau sama berarti persoalan saya secara tidak langsung sudah terjawab. Mohon tanggapannya... thk's.


Simak Lampiran III : TATA CARA PEMILIHAN PENYEDIA PEKERJAAN KONSTRUKSI. Perpres 54 th 2010

B. PELAKSANAAN
1. PELELANGAN UMUM SECARA PASCAKUALIFIKASI METODE SATU SAMPUL DAN EVALUASI SISTEM GUGUR
b. Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan
1) Peserta melakukan pendaftaran, melalui:
a) pendaftaran langsung; atau
b) pendaftaran tidak langsung, yaitu melalui:
(1) faksimili;
(2) e-mail; atau
(3) pos/jasa pengiriman.
2) Peserta dapat mengambil Dokumen Pengadaan sesuai hari, tanggal,waktu dan tempat pengambilan yang ditentukan dalam pengumuman.
3) Semua peserta wajib melakukan pendaftaran sebelum mengambil Dokumen Pengadaan.
4) Pada tahap pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan, ULP:
a) mencatat nama pendaftar, nama dan alamat perusahaan serta nomor telepon, nomor faksimili dan/atau alamat e-mail pihak yang dapat
dihubungi, untuk keperluan korespondensi;
b) memberikan Dokumen Pengadaan dalam bentuk file (softcopy) dan/atau cetakan (hardcopy); dan
c) dapat mengunggah (upload) Dokumen Pengadaan melalui website K/L/D/I yang dapat diunduh (download) oleh peserta.
5) ULP dilarang memungut biaya apapun dari peserta.
6) Apabila yang mendaftar adalah orang yang ditugaskan oleh direktur utama/pimpinan perusahaan/kepala cabang, pendaftar melampirkan
surat tugas dari direktur utama/pimpinan perusahaan/kepala cabang dan kartu pengenal.
7) Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu) perusahaan dalam pendaftaran dan pengambilan dokumen.
8) Bagi peserta perorangan yang melakukan pendaftaran tidak boleh diwakilkan, dan menunjukkan tanda pengenal kepada ULP.

Jika di simak dari maksud No. 7). Seseorang dilarang mewakili lebih dari 1 (satu) perusahaan dalam pendaftaran dan pengambilan dokumen.
Yang namanya dilarang sudah tentu tidak boleh...
Nah ... dari penegasan tersebut peserta yang tidak mengambil dokumen pengadaan dinyatakan gugur.

Demikian semoga bermanfaat...

TK...

Return to “Pekerjaan Konstruksi”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest

Login · Register