Surat Jaminan Tidak Mencantumkan Nama POKJA dengan Lengkap

Diskusi tentang teknis pelaksanaan E-Procurement berdasarkan Perpres 16/2018
hasanbasr
Newbie
Newbie
Posts: 1
Joined: 25 May 2014, 00:15

Surat Jaminan Tidak Mencantumkan Nama POKJA dengan Lengkap

Postby hasanbasr 25 May 2014, 01:06

Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Pak Khalid dan rekan2 yang saya hormati,

Mohon pencerahan atas 'tragedi' Jaminan Penawaran yang saya alami ini, pada SDP mempersyaratkan adanya Jaminan Penawaran dengan ketentuan yang terdapat pada IKP terhadap Jaminan Penawaran tersebut adalah harus mencantumkan "nama Pokja ULP yang menerima Jaminan Penawaran sama dengan nama Pokja ULP yang mengadakan pelelangan"

Masalahnya adalah:

Saat membuat SURAT PERMOHONAN PENERBITAN SURETY BOND ke pihak Asuransi, team kami lupa mencantumkan harus ada nama Pokja-nya tetapi hanya nama instansi nya saja, seperti dibawah ini

Dalam surat jaminan tertulis seperti ini:

1. Dengan ini dinyatakan, bahwa kami: PT. ZZZ, Jl. ABC, Jakarta sebagai Penyedia, selanjutnya disebut TERJAMIN, dan PT. Asuransi XYZ , Jl. DEF Jakarta, sebagai Penjamin, selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN, bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada SATUAN KERJA ANU, di DIREKTORAT JENDERAL INI, KEMENTRIAN ITU, JL. ABC No.1 sebagai Pelaksana Pelelangan, selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp 123 (satu dua tiga rupiah)

seharusnya

1. Dengan ini dinyatakan, bahwa kami: PT. ZZZ, Jl. ABC, Jakarta sebagai Penyedia, selanjutnya disebut TERJAMIN, dan PT. Asuransi XYZ , Jl. DEF Jakarta, sebagai Penjamin, selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN, bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada PANITIA PELELANGAN PEKERJAAN "AAAAA" SATUAN KERJA ANU, di DIREKTORAT JENDERAL INI, KEMENTRIAN ITU, JL. ABC No.1 sebagai Pelaksana Pelelangan, selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp 123 (satu dua tiga rupiah)

Namun dalam Point 2, Surat Jaminan sudah mencantumkan nama pekerjaan dengan jelas yaitu :

2. Maka kami, TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban sebagaimana ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan untuk pelaksanaan "PEKERJAAN AAAAA" yang diselenggarakan oleh PENERIMA JAMINAN.

Nah, dikarenakan tidak mencantumkan kata-kata PANITIA PELELANGAN PEKERJAAN "AAAAA" penawaran kami digugurkan oleh panitia, sebagai tambahan bahwa pekerjaan yang kami ikuti adalah dengan metode e-lelang sederhana dengan Pascakualifikasi dan nilainya < 2.5 milyar

Mohon pencerahannya, apakah penawaran kami memang pantas digugurkan atau masih ada upaya lain misalkan pokja melakukan klarifikasi ke PENJAMIN bahwa jaminan tetap bisa dicairkan atau kemungkinan ada upaya2 lain yang sekiranya bisa ditempuh, terimakasih sebelumnya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam hormat,
Aveka
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
Posts: 257
Joined: 25 Apr 2012, 07:05

Re: Surat Jaminan Tidak Mencantumkan Nama POKJA dengan Lengk

Postby Aveka 28 May 2014, 06:42

hasanbasr wrote:Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Pak Khalid dan rekan2 yang saya hormati,

Mohon pencerahan atas 'tragedi' Jaminan Penawaran yang saya alami ini, pada SDP mempersyaratkan adanya Jaminan Penawaran dengan ketentuan yang terdapat pada IKP terhadap Jaminan Penawaran tersebut adalah harus mencantumkan "nama Pokja ULP yang menerima Jaminan Penawaran sama dengan nama Pokja ULP yang mengadakan pelelangan"

Masalahnya adalah:

Saat membuat SURAT PERMOHONAN PENERBITAN SURETY BOND ke pihak Asuransi, team kami lupa mencantumkan harus ada nama Pokja-nya tetapi hanya nama instansi nya saja, seperti dibawah ini

Dalam surat jaminan tertulis seperti ini:

1. Dengan ini dinyatakan, bahwa kami: PT. ZZZ, Jl. ABC, Jakarta sebagai Penyedia, selanjutnya disebut TERJAMIN, dan PT. Asuransi XYZ , Jl. DEF Jakarta, sebagai Penjamin, selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN, bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada SATUAN KERJA ANU, di DIREKTORAT JENDERAL INI, KEMENTRIAN ITU, JL. ABC No.1 sebagai Pelaksana Pelelangan, selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp 123 (satu dua tiga rupiah)

seharusnya

1. Dengan ini dinyatakan, bahwa kami: PT. ZZZ, Jl. ABC, Jakarta sebagai Penyedia, selanjutnya disebut TERJAMIN, dan PT. Asuransi XYZ , Jl. DEF Jakarta, sebagai Penjamin, selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN, bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada PANITIA PELELANGAN PEKERJAAN "AAAAA" SATUAN KERJA ANU, di DIREKTORAT JENDERAL INI, KEMENTRIAN ITU, JL. ABC No.1 sebagai Pelaksana Pelelangan, selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp 123 (satu dua tiga rupiah)

Namun dalam Point 2, Surat Jaminan sudah mencantumkan nama pekerjaan dengan jelas yaitu :

2. Maka kami, TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban sebagaimana ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan untuk pelaksanaan "PEKERJAAN AAAAA" yang diselenggarakan oleh PENERIMA JAMINAN.

Nah, dikarenakan tidak mencantumkan kata-kata PANITIA PELELANGAN PEKERJAAN "AAAAA" penawaran kami digugurkan oleh panitia, sebagai tambahan bahwa pekerjaan yang kami ikuti adalah dengan metode e-lelang sederhana dengan Pascakualifikasi dan nilainya < 2.5 milyar

Mohon pencerahannya, apakah penawaran kami memang pantas digugurkan atau masih ada upaya lain misalkan pokja melakukan klarifikasi ke PENJAMIN bahwa jaminan tetap bisa dicairkan atau kemungkinan ada upaya2 lain yang sekiranya bisa ditempuh, terimakasih sebelumnya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam hormat,

Keputusan panitia sudah tepat. DIGUGURKAN.
Banyak yang melihat, Tidak sedikit yang mengawasi

AVK

Return to “E-Procurement”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 3 guests

Login · Register