Page 1 of 1

PEMELIHARAAN LAMU MERAH (TRAFFICT LIGHT)

Posted: 22 Feb 2013, 14:48
by LLAJ
di kantor saya ada pekerjaan pemeliharaan lampu merah dengan pagu 50 juta, apakah pekerjaan tersebut dapat diswakelolakan dengan alasan volume kegiatan tidak dapat diprediksi dari awal, sehingga diswakelokan,,, kalo boleh format SPJ SWAKELOLAnya seperti apa?

Re: PEMELIHARAAN LAMU MERAH (TRAFFICT LIGHT)

Posted: 28 Feb 2013, 12:29
by Kasiman berutu
LLAJ wrote:di kantor saya ada pekerjaan pemeliharaan lampu merah dengan pagu 50 juta, apakah pekerjaan tersebut dapat diswakelolakan dengan alasan volume kegiatan tidak dapat diprediksi dari awal, sehingga diswakelokan,,, kalo boleh format SPJ SWAKELOLAnya seperti apa?


untuk pekerjan pemeliharaan peralatan tergantung kita membuat speknya. kenderaan bermotor misalnya bisa kita buat alasan bahwa ngk tau kapan rusaknya maka bisa dibuat swakelola. justru ini tidak menganut prinsip2 pengadaan sesuai amanah perpres 70. untuk pemeliharaan kenderaan bermotor kita bisa tendrkan dengn speknya berapa kali ganti oli, berapa kali servis berkala, berapa kali ganti ban.
untuk pemeliharaan lampu merah (traffict light) dapat dibuat speknya dan volumenya, misalnya : berapa kali dicek peralatannnya dalam satu minggu, berapa bulan sekali ganti bolanya, berapa bulan sekali ganti kabel. klo paradigma kita rusak dulu baru dipelihara memang betul ngk tau kita kapan rusaknya. tapi konsep pemeliharaan adalah ada tindakan prepentif terhadap peralatan sebelum rusak.

Re: PEMELIHARAAN LAMU MERAH (TRAFFICT LIGHT)

Posted: 05 Mar 2013, 15:40
by LLAJ
di dalam DPAnya cuma ditulis Belanja Pemeliharaan Traffic Light (lampu merah), apakah boleh dirincikan dan dimasukkan upah Tenaga Kerja/Teknisi atau hanya belanja bahan/material saja, tolong tanggapannya?

Re: PEMELIHARAAN LAMU MERAH (TRAFFICT LIGHT)

Posted: 05 Mar 2013, 19:34
by Kasiman berutu
LLAJ wrote:di dalam DPAnya cuma ditulis Belanja Pemeliharaan Traffic Light (lampu merah), apakah boleh dirincikan dan dimasukkan upah Tenaga Kerja/Teknisi atau hanya belanja bahan/material saja, tolong tanggapannya?


dari DPA diturunkan ke Rencana Umum pengadaan (RUP). dalam RUP sudah termuat kerangka acuan kerja (KAK). dalam KAK diketahui bagaimana spek pekerjaan tsbt. dari spek diketahui rincian HPS nya. langkah pertama harus diketahui bagaimana cara memelihara lampu merah tersebut. kalau maksud pemeliharaan nya adalah jika rusak diperbaiki oleh teknisi dan diganti suku cadangnya maka bisa dianggap swakelola. tapi manajemen pemeliharaan yang baik kan harus ada perencanaan untuk merawatnya. silakan masukkan upah tenaga kerja/teknisi dan juga dimasukkan bahan/materialnya. kedua item ini dapat direncanakan selama setahun. volume juga dapat diukur. misalnya :
1. upah teknisi (1 kali seminggu x 27 tiang x Rp. 60.000 x 12 bulan : Rp. 77.760.000,-
2. bola lampu (27 tiang x 3 bola x 3 kali setahun x 200.000,-) Rp. 48.600.000,-
3. perlengkapan lampu merah (27 tiang x rp. 200.000) : rp. 5.400.000 (dapat dirinci lagi sesuai nasehat konsultan perencana)
total rp. 131.760.000,-
PPN 10% rp. 13.176.600
total HPS rp. 144.936.000,-

kalau seperti diatas maka lebih efektif melalui penyedia

Re: PEMELIHARAAN LAMU MERAH (TRAFFICT LIGHT)

Posted: 06 Mar 2013, 08:27
by LLAJ
Terima Kasih Pencerahannya Mas, Sangat Bermanfaat,

Re: PEMELIHARAAN LAMU MERAH (TRAFFICT LIGHT)

Posted: 09 Dec 2013, 14:00
by agungalbel
Kasiman berutu wrote:
LLAJ wrote:di dalam DPAnya cuma ditulis Belanja Pemeliharaan Traffic Light (lampu merah), apakah boleh dirincikan dan dimasukkan upah Tenaga Kerja/Teknisi atau hanya belanja bahan/material saja, tolong tanggapannya?


dari DPA diturunkan ke Rencana Umum pengadaan (RUP). dalam RUP sudah termuat kerangka acuan kerja (KAK). dalam KAK diketahui bagaimana spek pekerjaan tsbt. dari spek diketahui rincian HPS nya. langkah pertama harus diketahui bagaimana cara memelihara lampu merah tersebut. kalau maksud pemeliharaan nya adalah jika rusak diperbaiki oleh teknisi dan diganti suku cadangnya maka bisa dianggap swakelola. tapi manajemen pemeliharaan yang baik kan harus ada perencanaan untuk merawatnya. silakan masukkan upah tenaga kerja/teknisi dan juga dimasukkan bahan/materialnya. kedua item ini dapat direncanakan selama setahun. volume juga dapat diukur. misalnya :
1. upah teknisi (1 kali seminggu x 27 tiang x Rp. 60.000 x 12 bulan : Rp. 77.760.000,-
2. bola lampu (27 tiang x 3 bola x 3 kali setahun x 200.000,-) Rp. 48.600.000,-
3. perlengkapan lampu merah (27 tiang x rp. 200.000) : rp. 5.400.000 (dapat dirinci lagi sesuai nasehat konsultan perencana)
total rp. 131.760.000,-
PPN 10% rp. 13.176.600
total HPS rp. 144.936.000,-

kalau seperti diatas maka lebih efektif melalui penyedia


Terima kasih atas pencerahannya. Hal ini bisa juga diterapkan pada perawatan lampu PJU. Lifetime lampu kan sudah tertera pada kemasan, sehingga tidak usah menunggu mati terlebih dahulu.

Re: PEMELIHARAAN LAMU MERAH (TRAFFICT LIGHT)

Posted: 20 May 2015, 20:47
by rediazrj
bgm klo terjadi kerusakan diluar perencanaan sebaiknya bgm (misal : ditabrak, bencana alam).

ktr kami utk th ini lwt pengadaan lsg, ada masukan utk th dpn renc-nya akan diswakelolakan lwt rekanan (kel masy).

dg pagu anggaran 150jt utk pemeliharaan traffic light inginnya segi perawatan ada tp jk kerusakan diluar renc dpt jg lsg ditangani oleh penyedia (krn penyedia jg keberatan jk ada kerusakan diluar RAB). bgm saran bapak/ibu?