pemasukan penawaran

Diskusi tentang Pekerjaan Konstruksi berdasarkan Perpres 54/2010
khalid
Site Admin
Site Admin
Posts: 4222
Joined: 30 Mar 2011, 21:26
Location: DKI Jakarta
Contact:

Re: pemasukan penawaran (jadwal pelaksanaan keliru)

Postby khalid 12 Feb 2012, 04:39

hansenmalau wrote:Numpang tanya Pak,
Kalau pada saat mengikuti tender lebih dari satu lalu ternyata jadwal pelaksanaannya keliru (misalkan di paket a jadwal pelaksanaannya malah untuk paket b..
terlepas dari human error atau system error (akibat upload banyak paket disatu waktu) apakah hal itu langsung menggugurkan atau kah di klarifikasi kembali oleh panitia? prosedur standardnya bagaimana Pak?
trims sebelumnya..


Diingatin panitianya saat aanwijzing, agar dapat dilakukan pengubahan jadwal.
====
Info PBJ terbaru silakan klik:
http://www.khalidmustafa.info
====
bdodi
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
Posts: 372
Joined: 06 May 2011, 00:50

Re: pemasukan penawaran (jadwal pelaksanaan keliru)

Postby bdodi 12 Mar 2012, 22:01

hansenmalau wrote:Numpang tanya Pak,
Kalau pada saat mengikuti tender lebih dari satu lalu ternyata jadwal pelaksanaannya keliru (misalkan di paket a jadwal pelaksanaannya malah untuk paket b..
terlepas dari human error atau system error (akibat upload banyak paket disatu waktu) apakah hal itu langsung menggugurkan atau kah di klarifikasi kembali oleh panitia? prosedur standardnya bagaimana Pak?
trims sebelumnya..


humman error pa, karena kebanyakan paket.
ahmad wancik
Newbie
Newbie
Posts: 32
Joined: 19 Jun 2011, 14:57

Re: pemasukan penawaran (jadwal pelaksanaan keliru)

Postby ahmad wancik 12 Apr 2012, 16:45

hansenmalau wrote:Numpang tanya Pak,
Kalau pada saat mengikuti tender lebih dari satu lalu ternyata jadwal pelaksanaannya keliru (misalkan di paket a jadwal pelaksanaannya malah untuk paket b..
terlepas dari human error atau system error (akibat upload banyak paket disatu waktu) apakah hal itu langsung menggugurkan atau kah di klarifikasi kembali oleh panitia? prosedur standardnya bagaimana Pak?
trims sebelumnya..


bila jadwal pelaksanaannya yang ditawarkan melebihi jadwal pelaksanaan pada dokumen pengadaan maka hal tersebut dapat menggugurkan penawaran karena merupakan kesalahan substansial.
namun bila jadwal pelaksanaan yang ditawarkan kurang dari jadwal pelaksanaan pada dokumen pengadaan maka hal ini tidak boleh langsung digugurkan namun perlu diklarifikasi terhadap metode pelaksanaan, kesanggupan pelaksanaan yang tepat waktu dan dapat dipertanggungjawabkan baik kualitas/mutu dan kuantitasnya bila nantinya menjadi calon pemenang.
Selalu berusaha melakukan yang terbaik & benar. Tetap Semangat.
Wassalam,

Ahmad Wancik
priyantoro
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
Posts: 298
Joined: 26 May 2011, 22:11

Re: pemasukan penawaran

Postby priyantoro 13 Apr 2012, 07:59

hansenmalau wrote:Numpang tanya Pak,
Kalau pada saat mengikuti tender lebih dari satu lalu ternyata jadwal pelaksanaannya keliru (misalkan di paket a jadwal pelaksanaannya malah untuk paket b..
terlepas dari human error atau system error (akibat upload banyak paket disatu waktu) apakah hal itu langsung menggugurkan atau kah di klarifikasi kembali oleh panitia? prosedur standardnya bagaimana Pak?

Nih yang ditanya apa ya : "Jadwal Pelaksanaan Tender" atau "Jangka waktu Pelaksanaan Pekerjaan" ...? :mrgreen:
Rasanya sih tentang "Jadwal Pelaksanaan Tender". Setuju dengan pak Khalid.
Salam Pengadaan... :hi:
lufi
Newbie
Newbie
Posts: 17
Joined: 27 Jun 2012, 19:44

Re: pemasukan penawaran

Postby lufi 12 Jul 2012, 20:49

Bagai mana ya,no di surat penawaran kita mengikuti no surat di jaminan penawaran atau kita mesti membuat no baru.dan kalo no surat penawaran kita salah atau meragukan apakah di gugurkan atau tidak penawaran kita, sementara tidak ada klarifikasi dari panitia ?
alikasim
Newbie
Newbie
Posts: 39
Joined: 27 Feb 2012, 08:32

Re: pemasukan penawaran

Postby alikasim 17 Jul 2012, 00:28

Setuju pak Budjang..!!
Disinilah letak kejelian dari para pengelola/ULP untuk menyikapi situasi dan kondisi diatas.
Numpang Tanggapan nih.. mudah-2an ada yang nrimo tanggapanqu:
1). Klu seperti dicontohkan ada 5 rekana dari daerah yg daftar namun 1 aja yg ambil dokumen dgn alasan 4 rekanan lainnya nanti ambil/dpt kan dari TEMANnya..!!!! Heheheheee.., Teman dlm artian pergumulan/persahabatan itu sesuatu yang mutlak secara kepribadian TAPI dalam konsep Tender, harus dikedepankan "Kompetisi yang Sehat" jadi Teman dalam Tender "TIDAK ADA", artinya di saat situasi ini seharusnya Pokja/ULP hrs jeli mencium adanya konsfirasi/kolusi dipihak calon penyedia (patut dicurigai) lain hal jika Pokja/ULP iku2an konspirasi.
2). Kalau alasan Pojka/ULP Anggaran Penggandaan dokumen Tidak disediakan sehingga sulit memperbanyak softcopy dokumen untuk diberikan, maka jika prosesnya melaui Portal/LPSE nga perlu pusing2, peserta tinggal meng upload sendiri di portal, tapi jika prosesnya konpensional/manual, heheheheeeeee.., ko' repot-repot...yang penting Pokja/ULP punya master softcopynya (sudah pasti)...,berikan aja master softcopynya untuk dicopykan oleh masing2 dari 4 rekanan tadi, toh dokumen tsb untuk kepentingan peserta/mereka juga kan.!!, masa' sih ikut tender Ratusan Juta, tapi tu' ngopy sendiri/bayar sendiri pakai dana sendiri untuk kepentingan sendiri..Nga Mauuuuuu Sihhhh.., yang dimaksud GRATIS bukan berarti semua-semua biaya pengeluaran dalam rangka Tender harus ditanggung pengelola/ULP alias Gratisssss, kan harus/tinggal dijelaskan kepada calon peserta bahwa untuk Penggandaan Dokumen Pengadaan, TIDAK ADA Biaya-biaya tersebut dialokasi dalam satuan anggaran di Satkernya, makanya tinggal diomongin sajalah kan beresss, ... masa sih mau ikut tender & mau tahu mekanismen/pesyaratannya harus disuapin juga tuh rekanan..?? ....bilang aja..nih copy master dokumen punya Pokja/ULP....paling-paling berapa puluh ribu aja ko'...., toh Intinya Pojka/ULP tidak ada penarikan dana dari para peserta...BERESSSS kan, terpenuhi semua Persyaratan yang di inginkan "Mendaftar dan Mengambil Dokumen" suruh deh...tanda tangan daftar Pengambilan Dokumen, sekalipun mereka sendiri yang copy dan bayar di toko biaya copyannya....kata Almarhum Gusdur "Begitu Aja ko' Repot" entar klu Pojka/ULP dan Peserta Tender di bilangin "Kaya' Taman Kanak-Kanak"...ah tu juga khan nga boleh lah...!!!

Mohon maaf jika komenya KELIRU...Good Luck for All. Thankssss
alikasim
Newbie
Newbie
Posts: 39
Joined: 27 Feb 2012, 08:32

Re: pemasukan penawaran

Postby alikasim 17 Jul 2012, 00:33

Setuju pak Budjang..!!
Disinilah letak kejelian dari para pengelola/ULP untuk menyikapi situasi dan kondisi diatas.
Numpang Tanggapan nih.. mudah-2an ada yang nrimo tanggapanqu:
1). Klu seperti dicontohkan ada 5 rekana dari daerah yg daftar namun 1 aja yg ambil dokumen dgn alasan 4 rekanan lainnya nanti ambil/dpt kan dari TEMANnya..!!!! Heheheheee.., Teman dlm artian pergumulan/persahabatan itu sesuatu yang mutlak secara kepribadian TAPI dalam konsep Tender, harus dikedepankan "Kompetisi yang Sehat" jadi Teman dalam Tender "TIDAK ADA", artinya di saat situasi ini seharusnya Pokja/ULP hrs jeli mencium adanya konsfirasi/kolusi dipihak calon penyedia (patut dicurigai) lain hal jika Pokja/ULP iku2an konspirasi.
2). Kalau alasan Pojka/ULP Anggaran Penggandaan dokumen Tidak disediakan sehingga sulit memperbanyak softcopy dokumen untuk diberikan, maka jika prosesnya melaui Portal/LPSE nga perlu pusing2, peserta tinggal meng upload sendiri di portal, tapi jika prosesnya konpensional/manual, heheheheeeeee.., ko' repot-repot...yang penting Pokja/ULP punya master softcopynya (sudah pasti)...,berikan aja master softcopynya untuk dicopykan oleh masing2 dari 4 rekanan tadi, toh dokumen tsb untuk kepentingan peserta/mereka juga kan.!!, masa' sih ikut tender Ratusan Juta, tapi tu' ngopy sendiri/bayar sendiri pakai dana sendiri untuk kepentingan sendiri..Nga Mauuuuuu Sihhhh.., yang dimaksud GRATIS bukan berarti semua-semua biaya pengeluaran dalam rangka Tender harus ditanggung pengelola/ULP alias Gratisssss, kan harus/tinggal dijelaskan kepada calon peserta bahwa untuk Penggandaan Dokumen Pengadaan, TIDAK ADA Biaya-biaya tersebut dialokasi dalam satuan anggaran di Satkernya, makanya tinggal diomongin sajalah kan beresss, ... masa sih mau ikut tender & mau tahu mekanismen/pesyaratannya harus disuapin juga tuh rekanan..?? ....bilang aja..nih copy master dokumen punya Pokja/ULP....paling-paling berapa puluh ribu aja ko'...., toh Intinya Pojka/ULP tidak ada penarikan dana dari para peserta...BERESSSS kan, terpenuhi semua Persyaratan yang di inginkan "Mendaftar dan Mengambil Dokumen" suruh deh...tanda tangan daftar Pengambilan Dokumen, sekalipun mereka sendiri yang copy dan bayar di toko biaya copyannya....kata Almarhum Gusdur "Begitu Aja ko' Repot" entar klu Pojka/ULP dan Peserta Tender di bilangin "Kaya' Taman Kanak-Kanak"...ah tu juga khan nga boleh lah...!!!

Mohon maaf jika komenya KELIRU...Good Luck for All. Thankssss
alikasim
Newbie
Newbie
Posts: 39
Joined: 27 Feb 2012, 08:32

Re: pemasukan penawaran

Postby alikasim 17 Jul 2012, 00:37

MENGOMENTARI Topiknya Pak Rahman Tunggal di hal.2

Setuju pak Budjang..!!
Disinilah letak kejelian dari para pengelola/ULP untuk menyikapi situasi dan kondisi diatas.
Numpang Tanggapan nih.. mudah-2an ada yang nrimo tanggapanqu:
1). Klu seperti dicontohkan ada 5 rekana dari daerah yg daftar namun 1 aja yg ambil dokumen dgn alasan 4 rekanan lainnya nanti ambil/dpt kan dari TEMANnya..!!!! Heheheheee.., Teman dlm artian pergumulan/persahabatan itu sesuatu yang mutlak secara kepribadian TAPI dalam konsep Tender, harus dikedepankan "Kompetisi yang Sehat" jadi Teman dalam Tender "TIDAK ADA", artinya di saat situasi ini seharusnya Pokja/ULP hrs jeli mencium adanya konsfirasi/kolusi dipihak calon penyedia (patut dicurigai) lain hal jika Pokja/ULP iku2an konspirasi.
2). Kalau alasan Pojka/ULP Anggaran Penggandaan dokumen Tidak disediakan sehingga sulit memperbanyak softcopy dokumen untuk diberikan, maka jika prosesnya melaui Portal/LPSE nga perlu pusing2, peserta tinggal meng upload sendiri di portal, tapi jika prosesnya konpensional/manual, heheheheeeeee.., ko' repot-repot...yang penting Pokja/ULP punya master softcopynya (sudah pasti)...,berikan aja master softcopynya untuk dicopykan oleh masing2 dari 4 rekanan tadi, toh dokumen tsb untuk kepentingan peserta/mereka juga kan.!!, masa' sih ikut tender Ratusan Juta, tapi tu' ngopy sendiri/bayar sendiri pakai dana sendiri untuk kepentingan sendiri..Nga Mauuuuuu Sihhhh.., yang dimaksud GRATIS bukan berarti semua-semua biaya pengeluaran dalam rangka Tender harus ditanggung pengelola/ULP alias Gratisssss, kan harus/tinggal dijelaskan kepada calon peserta bahwa untuk Penggandaan Dokumen Pengadaan, TIDAK ADA Biaya-biaya tersebut dialokasi dalam satuan anggaran di Satkernya, makanya tinggal diomongin sajalah kan beresss, ... masa sih mau ikut tender & mau tahu mekanismen/pesyaratannya harus disuapin juga tuh rekanan..?? ....bilang aja..nih copy master dokumen punya Pokja/ULP....paling-paling berapa puluh ribu aja ko'...., toh Intinya Pojka/ULP tidak ada penarikan dana dari para peserta...BERESSSS kan, terpenuhi semua Persyaratan yang di inginkan "Mendaftar dan Mengambil Dokumen" suruh deh...tanda tangan daftar Pengambilan Dokumen, sekalipun mereka sendiri yang copy dan bayar di toko biaya copyannya....kata Almarhum Gusdur "Begitu Aja ko' Repot" entar klu Pojka/ULP dan Peserta Tender di bilangin "Kaya' Taman Kanak-Kanak"...ah tu juga khan nga boleh lah...!!!

Mohon maaf jika komenya KELIRU...Good Luck for All. Thankssss
Roy sajojak
Newbie
Newbie
Posts: 9
Joined: 04 May 2012, 19:05

Re: pemasukan penawaran

Postby Roy sajojak 29 Jul 2012, 17:13

Teman-teman para suhu sekalian
Mohon Bantuannya
Bagaimana Kalau tanggal surat penawaran salah tulis misalnya
jadwal memasukkan surat penawaran tanggal 15 s/d 16 mei tapi tertulis tanggal 17 mei,, apakah gugur??? sementara pada saat pemasukkan diikuti sesuai jadwal yaitu tanggal 16 mei,,, mohon pencerahannya...
Benny
Procurement Junior Lv. 3
Procurement Junior  Lv. 3
Posts: 557
Joined: 01 Apr 2011, 11:32
Location: Kubu Raya (Kal-Bar)
Contact:

Re: pemasukan penawaran

Postby Benny 29 Jul 2012, 18:31

Roy sajojak wrote:Teman-teman para suhu sekalian
Mohon Bantuannya
Bagaimana Kalau tanggal surat penawaran salah tulis misalnya
jadwal memasukkan surat penawaran tanggal 15 s/d 16 mei tapi tertulis tanggal 17 mei,, apakah gugur??? sementara pada saat pemasukkan diikuti sesuai jadwal yaitu tanggal 16 mei,,, mohon pencerahannya...


Gugur mas...
Pasal 78
"Dokumen Penawaran yang disampaikan melampaui batas akhir pemasukan penawaran tidak dapat diterima oleh ULP/ Pejabat Pengadaan"

(walau pemasukan fisik dokumen dilakukan tanggal 16, tetapi penawaran berlaku mulai tanggal 17, sebelum tggl 17 dianggap belum melakukan penawaran)

Return to “Pekerjaan Konstruksi”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest

Login · Register