Pembuktian Kualifikasi, Kamuflase Panitia/Pokja

Silakan memasukkan usulan perbaikan peraturan perundan-undangan yang berkaitan dengan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
dixie
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
Posts: 274
Joined: 15 Jan 2012, 06:57
Location: Manado

Pembuktian Kualifikasi, Kamuflase Panitia/Pokja

Postby dixie 25 Feb 2012, 14:55

Untuk pembuktian kualifikasi, harus punya juknis yg tegas apa saja materi substantial dokumen yg mutlak untuk di buktikan....
Setiap Pokja sangat berbeda, dan sudah menjadi Rahasia umum pembuktian dapat direkayasa hanya untuk menjatuhkan penyedia lainnya.
Usulan pada saat pembuktian harus ada saksi yg menyaksikan, karena ini cikal bakal KOLUSI, yg akan berlanjut pada proses selanjutnya sampai kontrak....
Perlu dipertegas Pembuktian Kualifikasi agar semua penyedia diperlakukan sama, tidak ada standar ganda atau mencari2 kesalahan hanya untuk menjatuhkan yg Bukan "Andalan " Panitia/Pokja.......
Kalau proses ini bisa lebih transparan dan di perketat maka 90% KOLUSI dapat di filter disini Kalau tidak 99% KOLUSI sudah terjadi pada proses ini.......
guskun
Procurement Senior Lv. 4
Procurement Senior Lv. 4
Posts: 2305
Joined: 01 Apr 2011, 20:43
Location: Jakarta, Surabaya
Contact:

Re: Pembuktian Kualifikasi, Kamuflase Panitia/Pokja

Postby guskun 25 Feb 2012, 19:13

dixie wrote:Untuk pembuktian kualifikasi, harus punya juknis yg tegas apa saja materi substantial dokumen yg mutlak untuk di buktikan....
Setiap Pokja sangat berbeda, dan sudah menjadi Rahasia umum pembuktian dapat direkayasa hanya untuk menjatuhkan penyedia lainnya.
Usulan pada saat pembuktian harus ada saksi yg menyaksikan, karena ini cikal bakal KOLUSI, yg akan berlanjut pada proses selanjutnya sampai kontrak....
Perlu dipertegas Pembuktian Kualifikasi agar semua penyedia diperlakukan sama, tidak ada standar ganda atau mencari2 kesalahan hanya untuk menjatuhkan yg Bukan "Andalan " Panitia/Pokja.......
Kalau proses ini bisa lebih transparan dan di perketat maka 90% KOLUSI dapat di filter disini Kalau tidak 99% KOLUSI sudah terjadi pada proses ini.......


menurut yang Anda tahu, bagaimana caranya mencari-cari kesalahan itu ?
Happy Procure !!!


http://aguskuncoro.id
URGENT by WA 085694760077
priyantoro
Procurement Junior Lv. 1
Procurement Junior Lv. 1
Posts: 298
Joined: 26 May 2011, 22:11

Re: Pembuktian Kualifikasi, Kamuflase Panitia/Pokja

Postby priyantoro 25 Feb 2012, 19:55

Saran saya untuk bp. dixie yth,
Janganlah patah semangat karena bukankah sudah disediakan ruang untuk Sanggahan. Manfaatkanlah ruang itu dengan sebaik-baiknya, apalagi jika anda secara hukum memiliki bukti-bukti yang tidak terbantahkan ... niscaya kebenaran akan berpihak pada anda.
Salam Pengadaan ... :hi:
bdodi
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
Posts: 372
Joined: 06 May 2011, 00:50

Re: Pembuktian Kualifikasi, Kamuflase Panitia/Pokja

Postby bdodi 27 Feb 2012, 00:23

guskun wrote:
dixie wrote:Untuk pembuktian kualifikasi, harus punya juknis yg tegas apa saja materi substantial dokumen yg mutlak untuk di buktikan....
Setiap Pokja sangat berbeda, dan sudah menjadi Rahasia umum pembuktian dapat direkayasa hanya untuk menjatuhkan penyedia lainnya.
Usulan pada saat pembuktian harus ada saksi yg menyaksikan, karena ini cikal bakal KOLUSI, yg akan berlanjut pada proses selanjutnya sampai kontrak....
Perlu dipertegas Pembuktian Kualifikasi agar semua penyedia diperlakukan sama, tidak ada standar ganda atau mencari2 kesalahan hanya untuk menjatuhkan yg Bukan "Andalan " Panitia/Pokja.......
Kalau proses ini bisa lebih transparan dan di perketat maka 90% KOLUSI dapat di filter disini Kalau tidak 99% KOLUSI sudah terjadi pada proses ini.......


menurut yang Anda tahu, bagaimana caranya mencari-cari kesalahan itu ?


mohon dijawab pa, jadi masukan penting buat rekan2 panitia .. :huh: :huh:
jatnika
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
Posts: 318
Joined: 19 Jan 2012, 03:03
Location: jakarta
Contact:

Re: Pembuktian Kualifikasi, Kamuflase Panitia/Pokja

Postby jatnika 27 Feb 2012, 01:33

bdodi wrote:
guskun wrote:
dixie wrote:Untuk pembuktian kualifikasi, harus punya juknis yg tegas apa saja materi substantial dokumen yg mutlak untuk di buktikan....
Setiap Pokja sangat berbeda, dan sudah menjadi Rahasia umum pembuktian dapat direkayasa hanya untuk menjatuhkan penyedia lainnya.
Usulan pada saat pembuktian harus ada saksi yg menyaksikan, karena ini cikal bakal KOLUSI, yg akan berlanjut pada proses selanjutnya sampai kontrak....
Perlu dipertegas Pembuktian Kualifikasi agar semua penyedia diperlakukan sama, tidak ada standar ganda atau mencari2 kesalahan hanya untuk menjatuhkan yg Bukan "Andalan " Panitia/Pokja.......
Kalau proses ini bisa lebih transparan dan di perketat maka 90% KOLUSI dapat di filter disini Kalau tidak 99% KOLUSI sudah terjadi pada proses ini.......


menurut yang Anda tahu, bagaimana caranya mencari-cari kesalahan itu ?


mohon dijawab pa, jadi masukan penting buat rekan2 panitia .. :huh: :huh:



pak dixie kami sedang melayangkan surat sanggahan pula, dalam harga kami yang terendah namun dalam kenyataan gugur hanya karena ada surat pendukukung yang bukan pada tempatnya, kami mengikuti lelang genset namun yang diminta surat distributor dari engine :touch: menyedihkan memang ... legalitas kami lengkap adalah atpm genset yang terdaftar dideperindag dan certifikasi mutu juga lengkap .... inilah kalau panitia maaf 'amatiran' tidak jelas mana genset mana mesin hanya patokan dari copasan brosur atau entah titipan spek. dan yang mengherankan dimenangkan dengan penawaran yang hanya 4-6% dari hps dan kami menawar lebih dari 12%... ini yang di curigai di atas 6% gugur semua :blur:

dan saran saya ke pada panitia jika tender dalam pengadaan barang ya kita sudah ada standarisasi nya SNI kan ada CE juga ada buat barang import kenapa ini tidak jadi acuan, :huh: biar terang jelas kita tidak saling curiga dan dosa karena buruk sangka ... ya bikin aturan yang fair jangan menyalahi jalur :shy: kadang juga panitia punya gensei tinggi padahal salah :vom: buat pa dixie maju terus pak sanggah jika benar.. tidak ditanggapi ya sanggah banding .. ga sanggah banding ya lapor kalau data cukup jadi pelajaran buat kita juga pak .... jika cinta anak istri ya berikan harta yang halal tanpa hasil kolusi dsb lah ...
Budjang Budiman
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
Posts: 318
Joined: 01 Jun 2011, 11:55
Location: Pontianak Kalimantan Barat
Contact:

Re: Pembuktian Kualifikasi, Kamuflase Panitia/Pokja

Postby Budjang Budiman 27 Feb 2012, 01:40

dixie wrote:Untuk pembuktian kualifikasi, harus punya juknis yg tegas apa saja materi substantial dokumen yg mutlak untuk di buktikan....
Setiap Pokja sangat berbeda, dan sudah menjadi Rahasia umum pembuktian dapat direkayasa hanya untuk menjatuhkan penyedia lainnya.
Usulan pada saat pembuktian harus ada saksi yg menyaksikan, karena ini cikal bakal KOLUSI, yg akan berlanjut pada proses selanjutnya sampai kontrak....
Perlu dipertegas Pembuktian Kualifikasi agar semua penyedia diperlakukan sama, tidak ada standar ganda atau mencari2 kesalahan hanya untuk menjatuhkan yg Bukan "Andalan " Panitia/Pokja.......
Kalau proses ini bisa lebih transparan dan di perketat maka 90% KOLUSI dapat di filter disini Kalau tidak 99% KOLUSI sudah terjadi pada proses ini.......


Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen, jika tidak dapat memperlihatkan salah satu asli dokumen sudah tentu digugurkan ULP/ Panitia, oleh karena itu perlihatkan semua asli nya sesuai yang diminta,.. saya rasa tidak ada alasan bagi ULP/ Panitia untuk menggugurkan kalau aslinya sudah diperlihatkan semua.
jatnika
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
Posts: 318
Joined: 19 Jan 2012, 03:03
Location: jakarta
Contact:

Re: Pembuktian Kualifikasi, Kamuflase Panitia/Pokja

Postby jatnika 27 Feb 2012, 01:57

Budjang Budiman wrote:
dixie wrote:Untuk pembuktian kualifikasi, harus punya juknis yg tegas apa saja materi substantial dokumen yg mutlak untuk di buktikan....
Setiap Pokja sangat berbeda, dan sudah menjadi Rahasia umum pembuktian dapat direkayasa hanya untuk menjatuhkan penyedia lainnya.
Usulan pada saat pembuktian harus ada saksi yg menyaksikan, karena ini cikal bakal KOLUSI, yg akan berlanjut pada proses selanjutnya sampai kontrak....
Perlu dipertegas Pembuktian Kualifikasi agar semua penyedia diperlakukan sama, tidak ada standar ganda atau mencari2 kesalahan hanya untuk menjatuhkan yg Bukan "Andalan " Panitia/Pokja.......
Kalau proses ini bisa lebih transparan dan di perketat maka 90% KOLUSI dapat di filter disini Kalau tidak 99% KOLUSI sudah terjadi pada proses ini.......


Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen, jika tidak dapat memperlihatkan salah satu asli dokumen sudah tentu digugurkan ULP/ Panitia, oleh karena itu perlihatkan semua asli nya sesuai yang diminta,.. saya rasa tidak ada alasan bagi ULP/ Panitia untuk menggugurkan kalau aslinya sudah diperlihatkan semua.


kapan itu pak :huh: setelah evaluasi, dan saksi nya siapa pak .... kita tau dan sama2 tau jika masih ada system keroyokan dalam tender ini ..... :hmm: ini sudah rahasia umum 1 orang bisa 3 sampai 5 perusahaan ...
Budjang Budiman
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
Posts: 318
Joined: 01 Jun 2011, 11:55
Location: Pontianak Kalimantan Barat
Contact:

Re: Pembuktian Kualifikasi, Kamuflase Panitia/Pokja

Postby Budjang Budiman 27 Feb 2012, 09:26

jatnika wrote:
Budjang Budiman wrote:
dixie wrote:Untuk pembuktian kualifikasi, harus punya juknis yg tegas apa saja materi substantial dokumen yg mutlak untuk di buktikan....
Setiap Pokja sangat berbeda, dan sudah menjadi Rahasia umum pembuktian dapat direkayasa hanya untuk menjatuhkan penyedia lainnya.
Usulan pada saat pembuktian harus ada saksi yg menyaksikan, karena ini cikal bakal KOLUSI, yg akan berlanjut pada proses selanjutnya sampai kontrak....
Perlu dipertegas Pembuktian Kualifikasi agar semua penyedia diperlakukan sama, tidak ada standar ganda atau mencari2 kesalahan hanya untuk menjatuhkan yg Bukan "Andalan " Panitia/Pokja.......
Kalau proses ini bisa lebih transparan dan di perketat maka 90% KOLUSI dapat di filter disini Kalau tidak 99% KOLUSI sudah terjadi pada proses ini.......


Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen, jika tidak dapat memperlihatkan salah satu asli dokumen sudah tentu digugurkan ULP/ Panitia, oleh karena itu perlihatkan semua asli nya sesuai yang diminta,.. saya rasa tidak ada alasan bagi ULP/ Panitia untuk menggugurkan kalau aslinya sudah diperlihatkan semua.


kapan itu pak :huh: setelah evaluasi, dan saksi nya siapa pak .... kita tau dan sama2 tau jika masih ada system keroyokan dalam tender ini ..... :hmm: ini sudah rahasia umum 1 orang bisa 3 sampai 5 perusahaan ...


Simak pasal 117 Perpres 54/2010.
alikasim
Newbie
Newbie
Posts: 39
Joined: 27 Feb 2012, 08:32

Re: Pembuktian Kualifikasi, Kamuflase Panitia/Pokja

Postby alikasim 27 Feb 2012, 13:54

Budjang Budiman wrote:
dixie wrote:Untuk pembuktian kualifikasi, harus punya juknis yg tegas apa saja materi substantial dokumen yg mutlak untuk di buktikan....
Setiap Pokja sangat berbeda, dan sudah menjadi Rahasia umum pembuktian dapat direkayasa hanya untuk menjatuhkan penyedia lainnya.
Usulan pada saat pembuktian harus ada saksi yg menyaksikan, karena ini cikal bakal KOLUSI, yg akan berlanjut pada proses selanjutnya sampai kontrak....
Perlu dipertegas Pembuktian Kualifikasi agar semua penyedia diperlakukan sama, tidak ada standar ganda atau mencari2 kesalahan hanya untuk menjatuhkan yg Bukan "Andalan " Panitia/Pokja.......
Kalau proses ini bisa lebih transparan dan di perketat maka 90% KOLUSI dapat di filter disini Kalau tidak 99% KOLUSI sudah terjadi pada proses ini.......


Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen, jika tidak dapat memperlihatkan salah satu asli dokumen sudah tentu digugurkan ULP/ Panitia, oleh karena itu perlihatkan semua asli nya sesuai yang diminta,.. saya rasa tidak ada alasan bagi ULP/ Panitia untuk menggugurkan kalau aslinya sudah diperlihatkan semua.

Masalahnya memperlihatkan aslinya itu yang menjadi pokok kamuflasenya, sebab inti topiknya, panitia/ulp memeriksa/verifikasi tanpa ada saksi khususnya dr pihak peserta lelang lainnya, contohnya pada tahapan evaluasi dokumen penawaran dalam proses lelang pasca kualifikasi (evaluasi ULP/Panitia masih bersifat rahasia). Meskipun ULP/Panitia punya kewenangan untuk melakukan verifikasi data pada badan/instansi terkait (namun masih terbuka kemungkinan Kamuflase, apalagi yang dikoreksi/periksa adalah peserta gacoannya), jd saya setuju dgn usulan adanya saksi dalam mengklarifikasi kebenaran data peserta lainnya, khususnya pada tahapan verifikasi dokumen peserta.
bdodi
Procurement Junior Lv. 2
Procurement Junior Lv. 2
Posts: 372
Joined: 06 May 2011, 00:50

Re: Pembuktian Kualifikasi, Kamuflase Panitia/Pokja

Postby bdodi 27 Feb 2012, 21:48

alikasim wrote:
Budjang Budiman wrote:
dixie wrote:Untuk pembuktian kualifikasi, harus punya juknis yg tegas apa saja materi substantial dokumen yg mutlak untuk di buktikan....
Setiap Pokja sangat berbeda, dan sudah menjadi Rahasia umum pembuktian dapat direkayasa hanya untuk menjatuhkan penyedia lainnya.
Usulan pada saat pembuktian harus ada saksi yg menyaksikan, karena ini cikal bakal KOLUSI, yg akan berlanjut pada proses selanjutnya sampai kontrak....
Perlu dipertegas Pembuktian Kualifikasi agar semua penyedia diperlakukan sama, tidak ada standar ganda atau mencari2 kesalahan hanya untuk menjatuhkan yg Bukan "Andalan " Panitia/Pokja.......
Kalau proses ini bisa lebih transparan dan di perketat maka 90% KOLUSI dapat di filter disini Kalau tidak 99% KOLUSI sudah terjadi pada proses ini.......


Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen, jika tidak dapat memperlihatkan salah satu asli dokumen sudah tentu digugurkan ULP/ Panitia, oleh karena itu perlihatkan semua asli nya sesuai yang diminta,.. saya rasa tidak ada alasan bagi ULP/ Panitia untuk menggugurkan kalau aslinya sudah diperlihatkan semua.

Masalahnya memperlihatkan aslinya itu yang menjadi pokok kamuflasenya, sebab inti topiknya, panitia/ulp memeriksa/verifikasi tanpa ada saksi khususnya dr pihak peserta lelang lainnya, contohnya pada tahapan evaluasi dokumen penawaran dalam proses lelang pasca kualifikasi (evaluasi ULP/Panitia masih bersifat rahasia). Meskipun ULP/Panitia punya kewenangan untuk melakukan verifikasi data pada badan/instansi terkait (namun masih terbuka kemungkinan Kamuflase, apalagi yang dikoreksi/periksa adalah peserta gacoannya), jd saya setuju dgn usulan adanya saksi dalam mengklarifikasi kebenaran data peserta lainnya, khususnya pada tahapan verifikasi dokumen peserta.


menurut saya harus ada kepercayaan peserta dengan intregitas panitia ... kalau sudah nda ada .. nda usah di verifikasi ..apapun yang dilakukan panitia pasti di pandang negatif.
Sebenarnya hal itu bisa jadi dipicu oleh "kelakuan" oknum panitia di sebuah KLDI yang menyebabkan beberapa penyedia jasa beranggapan seperti itu . ATAU bisa juga ketidak tahuan penyedia jasa terhadap pemahaman aturan-aturan yang berlaku DAN ATAU bisa juga mengukur baju di badan sendiri.

mudah-mudahan forum ini bisa juga mengajarkan kita berpikir jernih dan positif .. thx for mr khalid :love: :love:

Return to “Usulan Perbaikan Peraturan PBJ”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest

Login · Register