PEMENANG MUNDUR SETELAH SPPBJ

Diskusi tentang teknis pelaksanaan E-Procurement berdasarkan Perpres 16/2018
samba
Newbie
Newbie
Posts: 15
Joined: 09 Jan 2012, 11:38

PEMENANG MUNDUR SETELAH SPPBJ

Postby samba 31 Oct 2013, 10:19

Selamat pagi para senior dan rekan2 forum pengadaan.Mohon ijin utk konsultasi

Kejadiannya seperti ini.
Ditempat kami telah dilakukan e-proc utk pengadaan komputer, dari hasil penawaran yg lulus seleksi admin dan teknis ada 10 penyedia.
Nah dari 10 penyedia tsb, kami memanggil 3 penawar terendah utk pembuktian kualifikasi, sedang ke- 7 sisanya tidak dipanggil.
Dari ke 3 yg dipanggil, penyedia ke-1dgn nilai terendah mengundurkan diri (tidak datang) dgn alasan ternyata jenis pc yg diminta kuantitasnya tdk bisa dipenuhi oleh distributornya (kami lelang dgn spek teknis yg sangat global)
lalu penyedia ke-2 lulus kualifikasi dan pembuktian kualifikasi dan penyedia ke-3 tidak lulus krn tidak dapat menunjukkan dokumen2 asli sesuai dgn dok penawaran.
Lalu di SPSE kami umumkan pemenangnya yaitu penyedia ke-2.
Pertanyaannya adalah, Jika si pemenang ini mundur, padahal sudah mengambil SPPBJ dgn alasan yg sesungguhnya kami tidak mau perduli (dan pastinya akan kami blacklist dan dicairkan jaminan penawarannya), maka
Apakah kami harus mengulang lelang? Atau mengambil kandidat dari ke -7 penyedia sisa yg tidak dipanggil saat evaluasi dan pembuktian kualifikasi?

Demikian pertanyaan ini, atas petunjuk dan sarannya saya ucapkan terimakasih.
Semoga utk kedepannya kami akan lebih baik dalam melakukan proses lelang berkat adanya masukan dari senior2 dan rekan2 di forum yg sangat bagus ini

Salam
arieq
Site Admin
Site Admin
Posts: 248
Joined: 22 Sep 2012, 18:54

Re: PEMENANG MUNDUR SETELAH SPPBJ

Postby arieq 31 Oct 2013, 12:25

samba wrote:Selamat pagi para senior dan rekan2 forum pengadaan.Mohon ijin utk konsultasi

Kejadiannya seperti ini.
Ditempat kami telah dilakukan e-proc utk pengadaan komputer, dari hasil penawaran yg lulus seleksi admin dan teknis ada 10 penyedia.
Nah dari 10 penyedia tsb, kami memanggil 3 penawar terendah utk pembuktian kualifikasi, sedang ke- 7 sisanya tidak dipanggil.
Dari ke 3 yg dipanggil, penyedia ke-1dgn nilai terendah mengundurkan diri (tidak datang) dgn alasan ternyata jenis pc yg diminta kuantitasnya tdk bisa dipenuhi oleh distributornya (kami lelang dgn spek teknis yg sangat global)
lalu penyedia ke-2 lulus kualifikasi dan pembuktian kualifikasi dan penyedia ke-3 tidak lulus krn tidak dapat menunjukkan dokumen2 asli sesuai dgn dok penawaran.
Lalu di SPSE kami umumkan pemenangnya yaitu penyedia ke-2.
Pertanyaannya adalah, Jika si pemenang ini mundur, padahal sudah mengambil SPPBJ dgn alasan yg sesungguhnya kami tidak mau perduli (dan pastinya akan kami blacklist dan dicairkan jaminan penawarannya), maka
Apakah kami harus mengulang lelang? Atau mengambil kandidat dari ke -7 penyedia sisa yg tidak dipanggil saat evaluasi dan pembuktian kualifikasi?

Demikian pertanyaan ini, atas petunjuk dan sarannya saya ucapkan terimakasih.
Semoga utk kedepannya kami akan lebih baik dalam melakukan proses lelang berkat adanya masukan dari senior2 dan rekan2 di forum yg sangat bagus ini

Salam


jika pemenang mengundurkan diri maka lelang dinyatakan gagal, lakukan lelang ulang. Tidak bisa dengan memanggil kandidat dari 7 penyedia jasa yang tersisa karena masa evaluasi sudah selesai.

sekedar koreksi untuk kalimat berikut "padahal sudah mengambil SPPBJ dgn alasan yg sesungguhnya kami tidak mau perduli"

PPK tidak boleh mengabaikan alasan pemenang untuk mengundurkan diri karena sanksi kepada penyedia harus tetap berdasarkan alasan yang diberikan

jika alasan dapat diterima, maka tidak di kenakan blacklist, tapi jaminan penawaran dicairkan, sebaliknya maka dikenanakan black list dan jaminan dicairkan

referensi : pasal 85
samba
Newbie
Newbie
Posts: 15
Joined: 09 Jan 2012, 11:38

Re: PEMENANG MUNDUR SETELAH SPPBJ

Postby samba 31 Oct 2013, 14:31

arieq wrote:
jika pemenang mengundurkan diri maka lelang dinyatakan gagal, lakukan lelang ulang. Tidak bisa dengan memanggil kandidat dari 7 penyedia jasa yang tersisa karena masa evaluasi sudah selesai.

sekedar koreksi untuk kalimat berikut "padahal sudah mengambil SPPBJ dgn alasan yg sesungguhnya kami tidak mau perduli"

PPK tidak boleh mengabaikan alasan pemenang untuk mengundurkan diri karena sanksi kepada penyedia harus tetap berdasarkan alasan yang diberikan

jika alasan dapat diterima, maka tidak di kenakan blacklist, tapi jaminan penawaran dicairkan, sebaliknya maka dikenanakan black list dan jaminan dicairkan

referensi : pasal 85

Alasan bukan dari pihak POKJA pak, tapi penyedia mundur dgn alasan salah hitung. Itu yg kami maksudnya tidak mau perduli karena sama sekali bukan urusan panitia :)
Terimakasih atas masukkannya

salam
arieq
Site Admin
Site Admin
Posts: 248
Joined: 22 Sep 2012, 18:54

Re: PEMENANG MUNDUR SETELAH SPPBJ

Postby arieq 31 Oct 2013, 17:30

samba wrote:Alasan bukan dari pihak POKJA pak, tapi penyedia mundur dgn alasan salah hitung. Itu yg kami maksudnya tidak mau perduli karena sama sekali bukan urusan panitia :)
Terimakasih atas masukkannya

salam


kalau alasan dari penyedia karena salah hitung, maka alasan tersebut tidak dapat diterima. PPK harus mengenakan black list dan mencairkan jaminan penawaran. Selanjutnya proses lelang ulang.
khalid
Site Admin
Site Admin
Posts: 4133
Joined: 30 Mar 2011, 21:26
Location: DKI Jakarta
Contact:

Re: PEMENANG MUNDUR SETELAH SPPBJ

Postby khalid 04 Nov 2013, 07:37

kujang101 wrote:Sedikit tarik ke belakang, jika ada 10 yang lulus teknis (dan harga), maka jika dari 3 yang terendah hanya 1 yang lulus kualifikasi, urutan 4 dan 5 harus dipanggil sampai didapat 3 calon pemenang.
Jika ke-10 peserta sudah dipanggil hanya 1 yang lulus evaluasi kualifikasi dan pembuktiannya, maka 1 itu yang diusulkan sbg pemenang.


Diskusi ini termasuk yang hangat dilakukan di LKPP maupun diklat TOT LKPP.

Tahapannya adalah Evaluasi Penawaran -> Evaluasi dan Pembuktian Kualifikasi

Tahapan ini bersifat sekuensial alias tidak bisa maju mundur, sekali sudah dilewati maka tidak bisa mundur lagi, kecuali dalam tahapan evaluasi penawaran yang terdiri atas 3 jenis evaluasi, yaitu Administrasi <-> Teknis <-> Harga.

Hal ini karena output dari evaluasi penawaran adalah Calon pemenang dan 2 cadangan (apabila) ada, bukan 3 harga terendah.

Perpres menyebutkan apabila tidak ada yang lulus kualifikasi, padahal yang dievaluasi kualifikasi hanya pemenang dan 2 cadangan (bukan 3 terendah), maka lelang dinyatakan gagal. Jadi tidak bisa lagi mengambil terendah ke 4 untuk di evaluasi kualifikasinya.
====
Info PBJ terbaru silakan klik:
http://www.khalidmustafa.info
====

Return to “E-Procurement”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 2 guests

Login · Register