Usulan perbaikan aplikasi SPSE

Diskusi tentang teknis pelaksanaan E-Procurement berdasarkan Perpres 54/2010
rezart
Newbie
Newbie
Posts: 1
Joined: 02 May 2015, 17:10

Re: Usulan perbaikan aplikasi SPSE

Postby rezart 03 May 2015, 16:26

Baru mengikuti training SPSE V.4 di Surabaya, salut dan terima kasih untuk Bpk Khalid dan Bpk Arif sebagai narasumber utama pada training tersebut.
Beberapa catatan dan juga saran yang bisa sampaikan setelah adanya training ini adalah sebagai berikut :
1. SPSE V.4 tidak lagi membentuk file .rhs dan file "*-cek" lagi, semua serba online, termasuk input data harga satuan semua online, sebagai penyedia jasa, hal ini terasa agak menyulitkan karena kami terpaksa kerja 2 kali untuk input harga satuan dalam penawaran harga, saran dari kami mungkin disediakan fitur import from excel agar lebih memudahkan penyedia jasa.
2. Aplikasi SPSE V.4 menghilangkan fitur yang memfasilitasi penyedia jasa untuk mengecek file yg sudah diupload (biasanya kami mengecek kebenaran file yg sudah diupload di dalam folder "*-cek", dan berupa file rhs yg kami simpan). Sehingga di SPSE V.4 ini kami tidak mempunyai bukti otentik bahwa dokumen yg diupload adalah benar2 dokumen yang kami kirim. Saran dari kami file di folder "-cek" pada SPSE V.3 masih dibutuhkan untuk verifikasi dan pencocokan dokumen secara internal perusahaan, atau ada fitur lain yang mungkin memudahkan kami sebagai penyedia jasa untuk melakukan pengecekan kebenaran file.
3. Ada beberapa bug yg kami temukan :
---1. Saat sudah selesai tahap upload pada aplikasi Apendo(kami telah mengisi semua persyaratan), kami logout, kemudian login kembali, dokumen yang ada pada pilihan "persyaratan dokumen" menjadi hilang, seolah kami belum mengupload dokumen
---2. Pada beberapa kesempatan di aplikasi apendo, saat memilih sebuah dokumen pada persyaratan dokumen, beberapa kali sistem menduplikasi sendiri dokumen tersebut sehingga terdapat banyak dokumen sejenis pada sebuah dokumen persyaratan yg kami upload.
Saran dan masukan dari kami, sebelum benar2 launching, mini bug seperti ini mohon dapat benar2 lolos uji test yang dilakukan oleh banyak pihak.

Sekian sedikit banyak bisa dibilang bagian dari komentar dari kami setelah mengikuti training bersama pak khalid dan team :) , semoga ke depan aplikasi SPSE akan terus menerus berkembang semakin baik dan meminimalkan kemungkinan munculnya potensi kerugian akibat kecurangan dari berbagai macam pihak.

Terima Kasih

:bye: :bye: :bye:
:pray:
Benny
Procurement Junior Lv. 3
Procurement Junior  Lv. 3
Posts: 557
Joined: 01 Apr 2011, 11:32
Location: Kubu Raya (Kal-Bar)
Contact:

Re: Usulan perbaikan aplikasi SPSE

Postby Benny 11 May 2015, 17:39

untuk menjaga transparansi dan netralitas pokja dari intervensi, sebaiknya kembalikan aanwijing ke tatap muka. Terlalu banyak kekurangan aanwizjing secara online yang dibatasi waktu sehingga permintaan penjelasan peserta dari dokumen lelang yang ditanyakan mendapat jawaban yang sangat mengambang, krn jawaban di akhir waktu sesi dan untuk menanyakan kembali sudah kehabisan waktu. Sering jawaban yg diberikan dari persyaratan lelang terlihat dibuat mengada-ada diluar prosedur, seperti SKT/SKA yang tidak masuk akal, persyaratan lain yang tidak sesuai diperuntukkan pada pekerjaan yan di lelangkan, dll. Tapi karena dokumen tersusun demikian dan pada saat aanwizjing jg tidak ada respon, akhirnya mengalah dan mengikuti kehendak yang tidak prosedur tersebut.
Jika alasan menghindari tatap muka bukankah pada aanwijzing diatur tentang aturan "Apabila dipandang perlu, Kelompok Kerja ULP dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan" artinya juga akan terjadi tatap muka.

Return to “E-Procurement”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest

Login · Register