Batasan evaluasi 3 (tiga ) penawaran terendah ?

Diskusi tentang teknis pelaksanaan E-Procurement berdasarkan Perpres 54/2010
Alten Sutio
Newbie
Newbie
Posts: 7
Joined: 12 Apr 2013, 17:30

Batasan evaluasi 3 (tiga ) penawaran terendah ?

Postby Alten Sutio 15 Jan 2015, 10:10

Salam pengadaan.....

mohon sharing dari rekan2 master pengadaan sekalian perihal pemahaman bahasa/tulisan yang tertulis dalam SBD PERKA 15 Tahun 2012, didalam SBD Pascakualifikasi dengan evaluasi sistem gugur disitu jelas tertulis "apabila dari 3 (tiga) penawaran terendah setelah koreksi aritmatik ada yang tidak memenuhi persyaratan administrasi, teknis dan harga maka Pokja ULP dapat melakukan evaluasi terhadap penawaran terendah berikutnya (apabila ada) dimulai dari evaluasi administrasi'
nah.. yang menjadi keraguan saya disini adalah pada tahap evaluasi kualifikasi yang menjadi bagian dari evaluasi penawaran, pada bagian ini tidak ada diterangkan (tertulis) di SBD kalimat tersebut diatas.
pertanyaan saya disini adalah..
1. Apakah pada tahap evaluasi kualifikasi apabila ada yang gugur pokja dapat mengevaluasi penawaran terendah berikutnya (apabila ada) walaupun hal tersebut tidak dijelaskan/tertulis untuk tahap evaluasi kualifikasi ini ?
Dikarenakan juga dalam pembagian jadwal di aplikasi SPSE tahap evaluasi kualifikasi terpisah dari evaluasi penawaran....
jadi agak bingung.... mohon bantuan penjelasan dari rekan2 master sekalian... plisss
Kasiman berutu
Procurement Junior Lv. 3
Procurement Junior  Lv. 3
Posts: 584
Joined: 10 Feb 2013, 16:54
Location: SUMATERA UTARA, HP. 081370201730

Re: Batasan evaluasi 3 (tiga ) penawaran terendah ?

Postby Kasiman berutu 18 Jan 2015, 07:39

Alten Sutio wrote:Salam pengadaan.....

mohon sharing dari rekan2 master pengadaan sekalian perihal pemahaman bahasa/tulisan yang tertulis dalam SBD PERKA 15 Tahun 2012, didalam SBD Pascakualifikasi dengan evaluasi sistem gugur disitu jelas tertulis "apabila dari 3 (tiga) penawaran terendah setelah koreksi aritmatik ada yang tidak memenuhi persyaratan administrasi, teknis dan harga maka Pokja ULP dapat melakukan evaluasi terhadap penawaran terendah berikutnya (apabila ada) dimulai dari evaluasi administrasi'
nah.. yang menjadi keraguan saya disini adalah pada tahap evaluasi kualifikasi yang menjadi bagian dari evaluasi penawaran, pada bagian ini tidak ada diterangkan (tertulis) di SBD kalimat tersebut diatas.
pertanyaan saya disini adalah..
1. Apakah pada tahap evaluasi kualifikasi apabila ada yang gugur pokja dapat mengevaluasi penawaran terendah berikutnya (apabila ada) walaupun hal tersebut tidak dijelaskan/tertulis untuk tahap evaluasi kualifikasi ini ?
Dikarenakan juga dalam pembagian jadwal di aplikasi SPSE tahap evaluasi kualifikasi terpisah dari evaluasi penawaran....
jadi agak bingung.... mohon bantuan penjelasan dari rekan2 master sekalian... plisss


kalau ada yang gugur di evaluasi kualifikasi maka dievaluasi ulang terhadap penawar terendah berikutnya. dalam aplikasi SPSE memang terpisah antara tahap evaluasi penawaran dan tahap evaluasi kualifikasi, untuk mengantisipasinya, pada saat penyusunan jadwal dibuat jadwal evaluasi dokumen penawaran sama dengan waktu evaluasi penawaran. misalnya : evaluasi penawaran tgl 19 sd 25 januari 2015, waktu evaluasi kualifikasi 20 sd 25 januari 2015.
salam pengadaan dari sumatera utara, HP. 081370201730, email : bkasiman@gmail.com
Alten Sutio
Newbie
Newbie
Posts: 7
Joined: 12 Apr 2013, 17:30

Re: Batasan evaluasi 3 (tiga ) penawaran terendah ?

Postby Alten Sutio 19 Jan 2015, 11:24

Kasiman berutu wrote:
Alten Sutio wrote:Salam pengadaan.....

mohon sharing dari rekan2 master pengadaan sekalian perihal pemahaman bahasa/tulisan yang tertulis dalam SBD PERKA 15 Tahun 2012, didalam SBD Pascakualifikasi dengan evaluasi sistem gugur disitu jelas tertulis "apabila dari 3 (tiga) penawaran terendah setelah koreksi aritmatik ada yang tidak memenuhi persyaratan administrasi, teknis dan harga maka Pokja ULP dapat melakukan evaluasi terhadap penawaran terendah berikutnya (apabila ada) dimulai dari evaluasi administrasi'
nah.. yang menjadi keraguan saya disini adalah pada tahap evaluasi kualifikasi yang menjadi bagian dari evaluasi penawaran, pada bagian ini tidak ada diterangkan (tertulis) di SBD kalimat tersebut diatas.
pertanyaan saya disini adalah..
1. Apakah pada tahap evaluasi kualifikasi apabila ada yang gugur pokja dapat mengevaluasi penawaran terendah berikutnya (apabila ada) walaupun hal tersebut tidak dijelaskan/tertulis untuk tahap evaluasi kualifikasi ini ?
Dikarenakan juga dalam pembagian jadwal di aplikasi SPSE tahap evaluasi kualifikasi terpisah dari evaluasi penawaran....
jadi agak bingung.... mohon bantuan penjelasan dari rekan2 master sekalian... plisss


kalau ada yang gugur di evaluasi kualifikasi maka dievaluasi ulang terhadap penawar terendah berikutnya. dalam aplikasi SPSE memang terpisah antara tahap evaluasi penawaran dan tahap evaluasi kualifikasi, untuk mengantisipasinya, pada saat penyusunan jadwal dibuat jadwal evaluasi dokumen penawaran sama dengan waktu evaluasi penawaran. misalnya : evaluasi penawaran tgl 19 sd 25 januari 2015, waktu evaluasi kualifikasi 20 sd 25 januari 2015.



terimakasih atas sharingnya pak...
yang juga menjadi keraguan saya adalah bahwa tata cara evaluasi dalam dok. pengadaan adalah juga merupakan bahasa hukum yang tertulis ( mohon dikoreksi jika saya salah ), nah.. pada tahap evaluasi kualifikasi di dok. pengadaan tidak ada tertulis bahwa pokja harus mengevaluasi terendah berikutnya ( jika ada ) kalau ada peserta yang gugur. Tahap ini berbeda dengan tahap evaluasi penawaran lainnya seperti evaluasi administrasi, teknis dan harga yang jelas tertulis bahwa pokja harus mengevaluasi terendah berikutnya ( jika ada ).
mohon penjelasannya pak..
Kasiman berutu
Procurement Junior Lv. 3
Procurement Junior  Lv. 3
Posts: 584
Joined: 10 Feb 2013, 16:54
Location: SUMATERA UTARA, HP. 081370201730

Re: Batasan evaluasi 3 (tiga ) penawaran terendah ?

Postby Kasiman berutu 21 Jan 2015, 20:29

Alten Sutio wrote:
Kasiman berutu wrote:
Alten Sutio wrote:Salam pengadaan.....

mohon sharing dari rekan2 master pengadaan sekalian perihal pemahaman bahasa/tulisan yang tertulis dalam SBD PERKA 15 Tahun 2012, didalam SBD Pascakualifikasi dengan evaluasi sistem gugur disitu jelas tertulis "apabila dari 3 (tiga) penawaran terendah setelah koreksi aritmatik ada yang tidak memenuhi persyaratan administrasi, teknis dan harga maka Pokja ULP dapat melakukan evaluasi terhadap penawaran terendah berikutnya (apabila ada) dimulai dari evaluasi administrasi'
nah.. yang menjadi keraguan saya disini adalah pada tahap evaluasi kualifikasi yang menjadi bagian dari evaluasi penawaran, pada bagian ini tidak ada diterangkan (tertulis) di SBD kalimat tersebut diatas.
pertanyaan saya disini adalah..
1. Apakah pada tahap evaluasi kualifikasi apabila ada yang gugur pokja dapat mengevaluasi penawaran terendah berikutnya (apabila ada) walaupun hal tersebut tidak dijelaskan/tertulis untuk tahap evaluasi kualifikasi ini ?
Dikarenakan juga dalam pembagian jadwal di aplikasi SPSE tahap evaluasi kualifikasi terpisah dari evaluasi penawaran....
jadi agak bingung.... mohon bantuan penjelasan dari rekan2 master sekalian... plisss


kalau ada yang gugur di evaluasi kualifikasi maka dievaluasi ulang terhadap penawar terendah berikutnya. dalam aplikasi SPSE memang terpisah antara tahap evaluasi penawaran dan tahap evaluasi kualifikasi, untuk mengantisipasinya, pada saat penyusunan jadwal dibuat jadwal evaluasi dokumen penawaran sama dengan waktu evaluasi penawaran. misalnya : evaluasi penawaran tgl 19 sd 25 januari 2015, waktu evaluasi kualifikasi 20 sd 25 januari 2015.



terimakasih atas sharingnya pak...
yang juga menjadi keraguan saya adalah bahwa tata cara evaluasi dalam dok. pengadaan adalah juga merupakan bahasa hukum yang tertulis ( mohon dikoreksi jika saya salah ), nah.. pada tahap evaluasi kualifikasi di dok. pengadaan tidak ada tertulis bahwa pokja harus mengevaluasi terendah berikutnya ( jika ada ) kalau ada peserta yang gugur. Tahap ini berbeda dengan tahap evaluasi penawaran lainnya seperti evaluasi administrasi, teknis dan harga yang jelas tertulis bahwa pokja harus mengevaluasi terendah berikutnya ( jika ada ).
mohon penjelasannya pak..


dalam bahasa hukum ada namanya tafsiran pak.
pada perka LKPP no 14/2012, BAB II bagian B, angka 1, huruf g, point 6) disebutkan bahwa apabila tidak ada yang lulus evaluasi kualifikasi maka pelelangan dinyatakan gagal. kata "tidak ada yang lulus" berarti untk semua peserta lelang yang memasukkan penawaran. anggota pokja ULP harus memastikan bahwa sudah semua peserta lelang dievaluasi kualifikasi sebelum memutuskan pelelangan tersebut pelelangan gagal.
uraian diatas menunjukkan bahwa kalau terendah pertama sampai ketiga gagal pada evaluasi kualifikasi, maka langkah berikutnya adalah evaluasi terendah berikutnya
salam pengadaan dari sumatera utara, HP. 081370201730, email : bkasiman@gmail.com
burhan
Procurement Junior Lv. 3
Procurement Junior  Lv. 3
Posts: 649
Joined: 01 Apr 2011, 09:01

Re: Batasan evaluasi 3 (tiga ) penawaran terendah ?

Postby burhan 02 Feb 2015, 08:42

Kasiman berutu wrote:
dalam bahasa hukum ada namanya tafsiran pak.
pada perka LKPP no 14/2012, BAB II bagian B, angka 1, huruf g, point 6) disebutkan bahwa apabila tidak ada yang lulus evaluasi kualifikasi maka pelelangan dinyatakan gagal. kata "tidak ada yang lulus" berarti untk semua peserta lelang yang memasukkan penawaran. anggota pokja ULP harus memastikan bahwa sudah semua peserta lelang dievaluasi kualifikasi sebelum memutuskan pelelangan tersebut pelelangan gagal.
uraian diatas menunjukkan bahwa kalau terendah pertama sampai ketiga gagal pada evaluasi kualifikasi, maka langkah berikutnya adalah evaluasi terendah berikutnya


perka LKPP no 14/2012, BAB II bagian B, angka 1, huruf g, pada point 6) pada kalimat tidak ada yang lulus ini mengacu pada point 1) nya
kujang101
Procurement Senior Lv. 2
Procurement Senior Lv. 2
Posts: 1454
Joined: 06 Apr 2011, 16:30

Re: Batasan evaluasi 3 (tiga ) penawaran terendah ?

Postby kujang101 02 Feb 2015, 12:26

Kasiman berutu wrote:
dalam bahasa hukum ada namanya tafsiran pak.
pada perka LKPP no 14/2012, BAB II bagian B, angka 1, huruf g, point 6) disebutkan bahwa apabila tidak ada yang lulus evaluasi kualifikasi maka pelelangan dinyatakan gagal. kata "tidak ada yang lulus" berarti untk semua peserta lelang yang memasukkan penawaran. anggota pokja ULP harus memastikan bahwa sudah semua peserta lelang dievaluasi kualifikasi sebelum memutuskan pelelangan tersebut pelelangan gagal.
uraian diatas menunjukkan bahwa kalau terendah pertama sampai ketiga gagal pada evaluasi kualifikasi, maka langkah berikutnya adalah evaluasi terendah berikutnya


Sepaket dengan Pak Kasiman.
Saya yakin 'semangat' Perpres juga demikian.
bung_lubis
Newbie
Newbie
Posts: 10
Joined: 11 May 2011, 11:04

Re: Batasan evaluasi 3 (tiga ) penawaran terendah ?

Postby bung_lubis 04 Feb 2015, 13:44

ini kan sudah pasti pascakualifikasi kan ya? kalau kita mencoba memahami arti dari pascakualifikasi adalah kualifikasi diakhir, atau kualifikasi dievaluasi setelah evaluasi teknis dan harga. disini muncul dua pemikiran. pemikiran pertama ketika pembuktian kualifikasi menjadi dianggap rangkaian dari evaluasi kualifikasi dan dapat berlaku surut artinya ketika saat pembuktian kualifiaksi tidak sesuai maka dinyatakan gugur kualifikasi dan dapat dilakukan evaluasi teknis ke penawar terendah berikutnya. pemikiran kedua ketika pembuktian kualifikasi dianggap sebagai rangkaian yang terpisah dan tidak berlaku surut artinya pembuktian dilakukan terhadap calon pemenang yang sudah lulus sampai pada tahap kualifikasi. dan jika tenyata pada saat pembuktian kualifikasi ada yg tidak lulus maka tidak perlu dilkaukan evaluasi kepada penawar terendah berikutnya.

pada pemikiran kedua ini berpendapat bahwa pembuktian kualifikasi bukan lagi tahap persaingan sementara di pemikiran pertama pembuktian masih merupakan persaingan.
menurut saya karna pascakualifikasi sudah otomatis satu tahap maka saya cenderung pada pemikiran pertama terkecuali pascakualfikasi dapat dilakukan dengan dua tahap.
trims..
dadan
Newbie
Newbie
Posts: 60
Joined: 14 Jun 2012, 13:51

Re: Batasan evaluasi 3 (tiga ) penawaran terendah ?

Postby dadan 28 Jun 2015, 23:03

salam hormat,
melengkapi kasus diatas, bagai mana bila jumlah peserta sebanyak 9 peserta yang memasukan penawaran, kemudian pada tahap evaluasi sampai di peserta urutan ke 4 (2 perusahaan gugur dan didapat calon pemenang 1 dan cadangan 1).
pertanyaannya apakah evaluasi harus dilanjut sampai harus ada cadangan yang ke 2 sehingga didapat (1 calon pemenang, cadangan 1 dan cadangan 2) atau evaluasi dihentikan pada peserta ke 4 saja (terdapat 1 pemenang dan 1 cadangan)?
terimakasih.
kujang101
Procurement Senior Lv. 2
Procurement Senior Lv. 2
Posts: 1454
Joined: 06 Apr 2011, 16:30

Re: Batasan evaluasi 3 (tiga ) penawaran terendah ?

Postby kujang101 29 Jun 2015, 12:14

dadan wrote:salam hormat,
melengkapi kasus diatas, bagai mana bila jumlah peserta sebanyak 9 peserta yang memasukan penawaran, kemudian pada tahap evaluasi sampai di peserta urutan ke 4 (2 perusahaan gugur dan didapat calon pemenang 1 dan cadangan 1).
pertanyaannya apakah evaluasi harus dilanjut sampai harus ada cadangan yang ke 2 sehingga didapat (1 calon pemenang, cadangan 1 dan cadangan 2) atau evaluasi dihentikan pada peserta ke 4 saja (terdapat 1 pemenang dan 1 cadangan)?
terimakasih.

Kalau ada penawaran yang belum dievaluasi, lanjutkan ke urutan berikutnya untuk mendapatkan 2 pemenang cadangan (kalau ada).

Return to “E-Procurement”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 2 guests

Login · Register