Pengadaan barang swakelola tanpa lewat Tim/Pejabat Pengadaan

Diskusi tentang Swakelola berdasarkan Perpres 16/2018
bgunadi
Newbie
Newbie
Posts: 4
Joined: 13 Jul 2011, 11:31

Pengadaan barang swakelola tanpa lewat Tim/Pejabat Pengadaan

Postby bgunadi 22 Aug 2011, 09:40

Yth. Para Senior/Pakar Pengadaan,

Dalam pelaksanaan kegiatan di kantor, kadang-kadang membutuhkan barang-barang kecil/murah yang harus diadakan mendadak saat itu juga. Sebagai contoh:

1. Ada 'kecelakaan' sehingga genting pecah dan harus diganti saat itu juga, karena hari akan hujan. Mungkin kita akan membeli genting 10 buah. Harga tidak sampai Rp. 10 ribu. Pembelian genting tidak ada dalam rencana pengadaan.

2. Ada tamu/pejabat 2-3 orang yang datang mendadak tanpa undangan. Sudah selayaknya mendapatkan jamuan makan siang. Kita harus membeli nasi kotak saat itu juga. NIlainya mungkin tidak sampai Rp. 50.000,-

Nah, untuk hal-hal seperti tersebut di atas, apakah Perpres 54 memperkenankan pengadaan barang-barang seperti tersebut tidak melalui Pejabat Pengadaan, dalam arti pelaksana kegiatan langsung belanja sendiri. Ataukah semua pengadaan harus melalui Pejabat Pengadaan apapun kondisinya? Mohon pencerahan dari para Senior Pengadaan. Terima kasih.
guskun
Procurement Senior Lv. 4
Procurement Senior Lv. 4
Posts: 2302
Joined: 01 Apr 2011, 20:43
Location: Jakarta, Surabaya
Contact:

Re: Pengadaan barang swakelola tanpa lewat Tim/Pejabat Penga

Postby guskun 23 Aug 2011, 07:13

bgunadi wrote:Yth. Para Senior/Pakar Pengadaan,

Dalam pelaksanaan kegiatan di kantor, kadang-kadang membutuhkan barang-barang kecil/murah yang harus diadakan mendadak saat itu juga. Sebagai contoh:

1. Ada 'kecelakaan' sehingga genting pecah dan harus diganti saat itu juga, karena hari akan hujan. Mungkin kita akan membeli genting 10 buah. Harga tidak sampai Rp. 10 ribu. Pembelian genting tidak ada dalam rencana pengadaan.

2. Ada tamu/pejabat 2-3 orang yang datang mendadak tanpa undangan. Sudah selayaknya mendapatkan jamuan makan siang. Kita harus membeli nasi kotak saat itu juga. NIlainya mungkin tidak sampai Rp. 50.000,-

Nah, untuk hal-hal seperti tersebut di atas, apakah Perpres 54 memperkenankan pengadaan barang-barang seperti tersebut tidak melalui Pejabat Pengadaan, dalam arti pelaksana kegiatan langsung belanja sendiri. Ataukah semua pengadaan harus melalui Pejabat Pengadaan apapun kondisinya? Mohon pencerahan dari para Senior Pengadaan. Terima kasih.


contoh pertanyaannya sangat ekstrim, dan jawabannya adalah : YA. Semua Pengadaan harus melalui Pejabat Pengadaan
Happy Procure !!!


http://aguskuncoro.id
URGENT by WA 085694760077
akharisyuli
Newbie
Newbie
Posts: 14
Joined: 22 Jun 2011, 20:36
Location: Sumberjambe, Indonesia
Contact:

Re: Pengadaan barang swakelola tanpa lewat Tim/Pejabat Penga

Postby akharisyuli 31 Aug 2011, 16:29

Bagaimana proses pengadaan dibawah Rp. 50.000 ? Apa tidak bertentangan dengan prinsip pengadaan "Efesien"
khalid
Site Admin
Site Admin
Posts: 4133
Joined: 30 Mar 2011, 21:26
Location: DKI Jakarta
Contact:

Re: Pengadaan barang swakelola tanpa lewat Tim/Pejabat Penga

Postby khalid 01 Sep 2011, 07:42

akharisyuli wrote:Bagaimana proses pengadaan dibawah Rp. 50.000 ? Apa tidak bertentangan dengan prinsip pengadaan "Efesien"


Jangan karena alasan Efisien maka Akuntabilitas dilupakan. Bukan berarti semua pengadaan harus dilakukan sendiri oleh pejabat pengadaan, tetapi semuanya tetap berada dalam kontrol pejabat pengadaan.
====
Info PBJ terbaru silakan klik:
http://www.khalidmustafa.info
====
bgunadi
Newbie
Newbie
Posts: 4
Joined: 13 Jul 2011, 11:31

Re: Pengadaan barang swakelola tanpa lewat Tim/Pejabat Penga

Postby bgunadi 08 Sep 2011, 16:35

contoh pertanyaannya sangat ekstrim, dan jawabannya adalah : YA. Semua Pengadaan harus melalui Pejabat Pengadaan


Contoh tersebut memang kelihatan "ekstrim", namun pengalaman saya justru yang seperti itulah yang riil sering terjadi dalam pengelolaan kantor sehari-hari.
bgunadi
Newbie
Newbie
Posts: 4
Joined: 13 Jul 2011, 11:31

Re: Pengadaan barang swakelola tanpa lewat Tim/Pejabat Penga

Postby bgunadi 08 Sep 2011, 16:41

khalid wrote:
Jangan karena alasan Efisien maka Akuntabilitas dilupakan. Bukan berarti semua pengadaan harus dilakukan sendiri oleh pejabat pengadaan, tetapi semuanya tetap berada dalam kontrol pejabat pengadaan.

(huruf besar dari saya)

Tanggapan Pak Khalid sangat mencerahkan... prinsipnya adalah semuanya tetap berada dalam kontrol pejabat pengadaan. Kalau saja ada Juknis yang memberikan peluang seperti ini, tentu pengelolaan kantor akan menjadi lebih sederhana.
irwana
Procurement Junior Lv. 3
Procurement Junior  Lv. 3
Posts: 524
Joined: 10 Jul 2011, 08:09

Re: Pengadaan barang swakelola tanpa lewat Tim/Pejabat Penga

Postby irwana 09 Sep 2011, 00:34

bgunadi wrote:
khalid wrote:
Jangan karena alasan Efisien maka Akuntabilitas dilupakan. Bukan berarti semua pengadaan harus dilakukan sendiri oleh pejabat pengadaan, tetapi semuanya tetap berada dalam kontrol pejabat pengadaan.

(huruf besar dari saya)

Tanggapan Pak Khalid sangat mencerahkan... prinsipnya adalah semuanya tetap berada dalam kontrol pejabat pengadaan. Kalau saja ada Juknis yang memberikan peluang seperti ini, tentu pengelolaan kantor akan menjadi lebih sederhana.

Topiknya menarik .... hanya saja kalau pembelian genting 10 buah tidak ada dalam rencana pengadaan, bagaimana sisi pertanggungjawabannya?

Barangkali pada topik ini pengeluaran anggaran bukan secara LS melainkan GU atau UYHD (?) yang mungkin juga di luar ruang lingkup dari Perpres 54/2010. Jadi tidak perlu pejabat pengadaan? Mungkin bendahara cukup memerlukan pernyataan setuju dibayar oleh PA.
hehanusa
Newbie
Newbie
Posts: 37
Joined: 10 Apr 2011, 01:17

Re: Pengadaan barang swakelola tanpa lewat Tim/Pejabat Penga

Postby hehanusa 09 Sep 2011, 20:45

...dan kepada Pejabat Pengadaan, cukup diberikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya... ;) ;) ;)
bgunadi
Newbie
Newbie
Posts: 4
Joined: 13 Jul 2011, 11:31

Re: Pengadaan barang swakelola tanpa lewat Tim/Pejabat Penga

Postby bgunadi 18 Sep 2011, 10:26

irwana wrote:
bgunadi wrote:
khalid wrote:
Jangan karena alasan Efisien maka Akuntabilitas dilupakan. Bukan berarti semua pengadaan harus dilakukan sendiri oleh pejabat pengadaan, tetapi semuanya tetap berada dalam kontrol pejabat pengadaan.

(huruf besar dari saya)

Tanggapan Pak Khalid sangat mencerahkan... prinsipnya adalah semuanya tetap berada dalam kontrol pejabat pengadaan. Kalau saja ada Juknis yang memberikan peluang seperti ini, tentu pengelolaan kantor akan menjadi lebih sederhana.

Topiknya menarik .... hanya saja kalau pembelian genting 10 buah tidak ada dalam rencana pengadaan, bagaimana sisi pertanggungjawabannya?

Barangkali pada topik ini pengeluaran anggaran bukan secara LS melainkan GU atau UYHD (?) yang mungkin juga di luar ruang lingkup dari Perpres 54/2010. Jadi tidak perlu pejabat pengadaan? Mungkin bendahara cukup memerlukan pernyataan setuju dibayar oleh PA.


Terima kasih, Pak Irwana. Pernyataan Pak Irwana secara prinsipiil sama dengan inti pertanyaan saya sebelumnya. Apakah ada pembelian barang yang berada di luar lingkup Perpres 54 sehingga tidak memerlukan Pejabat Pengadaan? Pada diskusi sebelumnya dinyatakan bahwa secara prinsip semua pengadaan harus melalui mekanisme Perpres 54. Terima kasih atas pencerahannya.
irwana
Procurement Junior Lv. 3
Procurement Junior  Lv. 3
Posts: 524
Joined: 10 Jul 2011, 08:09

Re: Pengadaan barang swakelola tanpa lewat Tim/Pejabat Penga

Postby irwana 18 Sep 2011, 11:09

bgunadi wrote:
Terima kasih, Pak Irwana. Pernyataan Pak Irwana secara prinsipiil sama dengan inti pertanyaan saya sebelumnya. Apakah ada pembelian barang yang berada di luar lingkup Perpres 54 sehingga tidak memerlukan Pejabat Pengadaan? Pada diskusi sebelumnya dinyatakan bahwa secara prinsip semua pengadaan harus melalui mekanisme Perpres 54. Terima kasih atas pencerahannya.

Maaf pak b gunadi, mudah2an pernyataan saya tsb tidak menyesatkan. saya sebenarnya juga menunggu jawaban dari yg ahli. Saya cuma menganalogikan bahwa dalam APBN/APBD terdapat juga belanja2 lain seperti gaji, honor, listrik, telepon, air, dlsb yang pengeluarannya tidak melalui ULP/panitia.
Barangkali ada yang dapat menjelaskan secara lebih tepat?

Return to “Swakelola”

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest

Login · Register